Home Ekonomi Pelatihan BLK Komunitas Disesuaikan Dengan Kebutuhan Pasar Kerja

Pelatihan BLK Komunitas Disesuaikan Dengan Kebutuhan Pasar Kerja

252
0
Padang -harianumumsinarpagi.com

                  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker )  melakukan pengembangan program pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan industri yang ada di sekitar lokasi BLK.

Kejuruan pelatihan yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal yang mampu mendorong minat masyarakat untuk bekerja atau berwirausaha. Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan membuka lapangan kerja baru di daerah-daerah.

“Agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja, BLK Komunitas harus mengelola lembaganya dengan baik, sehingga bisa menjadi lembaga yang kredibel dan lulusannya terserap pasar kerja atau berwirausaha,” kata Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, pada Rapat Koordinasi Balai Latihan Kerja Komunitas Tahap Pertama di Padang, Sumatera Barat, Kamis (3/12).

Sekjen Anwar mengatakan, BLK Komunitas sebagai salah satu lembaga pelatihan kerja harus mempunyai rencana strategis agar menjadi acuan dalam menyusun program kerja ke depannya. Hal ini dilakukan dengan mengikuti standar dan sistem manajemen mutu sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah lembaga pelatihan kerja.

“Dengan peningkatan kualitas lembaga, diharapkan BLK Komunitas mampu mandiri dan dapat membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan lainnya, dunia industri, sehingga peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja,” kata Sekjen Anwar.

Menurutnya, sistem manajemen mutu dilakukan dengan cara penerapan standar mutu lembaga, yakni meliputi standar program, standar kurikulum, standar materi pelatihan, standar asesmen, standar instruktur dan tenaga pelatihan, standar sarana dan prasarana, standar tata kelola dan standar keuangan.

BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden Bapak Joko Widodo yang telah dimulai dari tahun 2017. Berkat program yang telah dirintis sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, telah berdiri sebanyak 1.113 lembaga BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan pada tahun 2020 ditargetkan akan terbangun 1.000 BLKK mulai dari Sabang sampai Merauke.

“Program BLK Komunitas adalah salah satu wujud komimen pemerintah mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat,” kata Anwar.

Menurutnya, dengan BLK Komunitas, masyarakat mudah mendapatkan pelatihan vokasi secara gratis dan tanpa harus susah payah ke pusat kota yang memiliki BLK

Slementara   itu  Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas  ( Binalattas Kemnaker )  , Budi Hartawan  menambahksn  pembangunan BLK  Komunitas merupakan terobosan baru  dalam penguatan  akses pelatihan vokasi dri pemerintah  melalui Kemnaker .

BLK Komunitas merupakan unit  pelaatihan vokasi yang  didirikan  di lembaga pendidikan keagamaan  atau komunitas  lainnya  yang bertujuan agar Indonesia memiliki  tenaga kerja trampil yang berkualitas  dan berdaya saing  dalam jumlah yang memadai  yang tersebar atau merata  di seluruh wilayah Indonesia, kata Dirjen Budi Hartawan

Dengan  memilki SDM yang berkualitas dan berdaya saing dalam jumlah yang memadai  dan tersebar merata di seluruh Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke 7 pada tahun 2030 dan ke4 pada  tahun 2050

    * pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here