Home Nasional Wamenaker : KKIN Jadi Tantangan Instruktur Kembangkan Kompetensinya

Wamenaker : KKIN Jadi Tantangan Instruktur Kembangkan Kompetensinya

29
0

Waakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor ketika membuka Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VIII, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Sumatera Barat, Minggu (2/10/2022.foto :doc humas

Padang-harianumumsinarpagi.com                      Waakil Menteri Ketenagakerjaan, (Wamenaker),Afriansyah Noor membuka Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VIII, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Sumatera Barat, Minggu (2/10/2022).

Wamenaker mengatakan, semangat kompetisi menjadikan suatu tantangan bagi instruktur dalam mengembangkan kompetensinya.

“Kompetisi harus relevan dengan cita-cita instruktur, namun tetap memberikan tantangan dalam mengejarnya,” ujarnya.

Ia menyebut, nilai yang utama dari suatu kompetisi adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan keahlian dengan menumbuhkan rasa penasaran.

“Tanpa adanya rasa penasaran terhadap suatu hal, keahlian yang dimiliki para instruktur akan cenderung berada pada level yang sama, tak peduli berapa lama dia telah bekerja,” kata Wamenaker.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi menuturkan, instruktur menjadi garda terdepan penyelenggaraan suatu pelatihan.

Menurutnya, instruktur sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya harus dilaksanakan secara profesional.

“Instruktur menjadi modalitas untuk menciptakan dan menumbuhkan calon tenaga kerja yang kompeten sesuai permintaan pasar kerja,” ucapnya.

Sedangkan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan, KKIN ini dimaksudkan untuk mengetahui peta kompetensi dari para instruktur agar nantinya menjadi acuan dalam menyusun program pembinaan instruktur yang akan datang.

“Dengan adanya kompetisi ini, dapat merangsang instruktur untuk bersaing serta memacu semangat dalam berinovasi dan menguasi segala kompetensinya sehingga akan tercipta instruktur yang handal,” ungkap Mahyeldi. *pr/fen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here