Home Nasional Menaker Lantik 126 Pejabat Eselon III dan IV

Menaker Lantik 126 Pejabat Eselon III dan IV

354
0

Jakarta-harianumumsinarpagi.com,

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) melantik 126 pejabat eselon III dan  IV. Para pejabat  tetsebut 40 orang pejabat administrator (eselon III) dan 86 pejabat pengawas (eselon IV). Pelantikan berlangsung di ruang Tridharma Kemnaker, Jakarta, Senin (1/7).

Pada kesempatan itu Hanif Dhakiri mengatakan tiga sektor prioritas  merupakan hasil dari rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya,  Kemnaker akan mengerahkan seluruh jajarannya hingga unit-unit di daerah untuk mendukung berjalannya investasi dan menghasilkan kontribusi yang positif.

“Kita harus sudah punya kemampuan untuk kordinasi dengan industri, konsolidasi dengan Pemda untuk bisa memastikan prioritas nasional ini bisa dijalankan di daerah-daerah,” katanya.

Hanif Dhakiri mengingatkan kepada 126 pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik untuk tetap menjaga integritas dan menghindarkan sikap aneh-aneh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Integritas itu wajib tak bisa ditawar-tawar, ini bicara keluarga bukan bicara siapa-siapa. Pikirkan keluarga kita, kita jaga integritas sebaik-baiknya. Apalagi yang mau pensiun, jangan sampai aneh-aneh, repot nanti kalau sudah pensiun. Sebab di masa pensiun kita ingin hidup tenang, “ kata Hanif.

Pesan kedua Menaker yakni agar memperkuat sinergi dan kordinasi, kerja sama antar unit,  ego sektoral dan unit sektoral harus dibuang betul karena ego-ego ini akan menular. 

“Ketiga, bekerja dengan terobosan. terutama di bagian Program  Evaluasi dan Pelaporan (PEP). Kalau buat program, jangan dikit-dikit copy paste. Tolong teman-temen PEP, gali ide-ide baru, hal-hal baru, ilmu-ilmu baru, untuk bener-benar ada inovasi di Kemnaker ini. Kuncinya yang penting buka diri, buka pikiran dan saling membantu sama lain, “ kata Menaker Hanif.

Hanif Dhakiri menegaskan seluruh proses pelantikan kepada 126 pejabat eselon sudah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada.

Adapun tiga tujuan pelantikan tersebut yakni pertama untuk mengisi kekosongan jabatan karena sudah banyak yang pension. Kedua, memberikan kesempatan promosi bagi pegawai yang layak dipromosikan. 

Ketiga, untuk penyegaran mutasi karena ada yang sudah lama bercokol di suatu tempat.  “Semakin lama pejabat “ngendon” di suatu tempat maka akan terjadi rezimentasi. Rezimentasi ini membuat organisasi dan kaderisasi menjadi tidak berkembang, “katanya. 

Hanif Dhakiri menilai pejabat administrator dan pejabat pengawas merupakan ujung tombak dari eksekusi kebijakan dan pelaksanan tugas di lapangan. Karena itu, selain bisa cepat menyesuaikan diri dengan bidang tugas dan jabatannya, sebagai ujung tombak harus mengikuti dengan garis kebijakan di atasnya. 

“Saya minta betul pejabat administrator dan pengawas bisa menjadi ujung tombak dalam seluruh eksekusi program Kemnaker dalam rangka menggenjot program SDM yang akan makin tampak dari sisi pembiayaan di tahun 2020 mendatang,“ kata Hanif Dhakiri. * pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here