Home Jabodetabek Wamenaker :Kemnaker Sebagai Leading Sector Sistem Informasi Pasar Kerja

Wamenaker :Kemnaker Sebagai Leading Sector Sistem Informasi Pasar Kerja

35
0

Wamenaker ,Afriansyah Noor, saat memberikan sambutan pada acara Anugerah Educator Award 2022 yang mengambil tema Menjadi Guru dan Tenaga Pendidik Adaptif di Era Digital, di Jakarta, Selasa (23/8/2022)..foto:doc humas

Jakarta-harianumumsinarpagi.com               Wakil Menteri Ketenagakerjaan, (Wamenaker)  Afriansyah Noor mengatakan, Kemnaker sebagai leading sector bidang sistem informasi pasar kerja dan pelatihan vokasi, telah menyusun terobosan sebagai kebijakan untuk memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan secara keseluruhan.

“Melalui kolaborasi revitalisasi di bidang vokasi, pemerintah menargetkan untuk segera meningkatkan kompetensi angkatan kerja khususnya generasi muda,” kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, saat memberikan sambutan pada acara Anugerah Educator Award 2022 yang mengambil tema Menjadi Guru dan Tenaga Pendidik Adaptif di Era Digital, di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Wamenaker menjelaskan, untuk menyiapkan kebutuhan kompetensi SDM kedepan, pemerintah telah membuat grand design secara komprehensif melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

“Revitalisasi ini mencakup semua aspek, dimulai dari reformasi kelembagaan, SDM, serta jaminan mutu melalui akreditasi dan sertifikasi yang berkolaborasi dengan semua stakeholder,” ujarnya.

Ditambahkan Wamenaker, Anugerah Educator Award 2022 ini merupakan stimulus bagi dunia pendidikan, khususnya guru dan dosen agar terus berinovasi melahirkan karya-karya yang menjadi pijakan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Berdasarkan dokumen United Nations Sustainable Development Goals 2015–2030 memperlihatkan, pada tahun 2030 seluruh pemerintahan negara-negara di dunia harus menjamin bahwa siswa-siswa dididik oleh guru-guru yang memiliki kualifikasi, terlatih, profesional, dan sosok motivator yang baik.

“Demikian pentingnya faktor guru, maka multi kompetensi setiap guru tidak bisa ditawar lagi,” ucap Wamenaker. *pr/fen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here