Home Nasional Menko Perekonomian Minta Optimalkan Program BLK Komunitas

Menko Perekonomian Minta Optimalkan Program BLK Komunitas

133
0
Bali –harianumumsinarpagi.com,
        Kementerian Ketenagakerjaan mengoptimalkan program BLK Komunitas untukmendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi. Karena selain untuk menyiapkan SDMyang siap kerja, BLK Komunitas juga mampu mencetak wirausahawan baru.

       “Melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan juga mendorong kewirausahaan, sehingga padaakhirnya dapat menekan angka pengangguran dan memulihkan perekonomian,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara Penyerahan Bantuan Program BLK Komunitas di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali,hari Sabtu (12/9).

      Menko Airlangga Hartartomengatakan, pemerintah terus mendorong peningkatan skill masyarakat melalui BLKKomunitas bagi para pekerja dalam masa pandemi Covid-19. Hal ini sesuai denganarahan Presiden Joko Widodo, yaitu agar kesehatan pulih dan ekonomi bangkit.

       Untuk itu, ia berharap BLKKomunitas dapat menjadi penyedia pelatihan, utamanya untuk mendorong pelatihan pada daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur teknologi komunikasi.

      “Ke depan program ini akan terus ditingkatkan dengan membuka pendaftaran dan pelatihan offline dengan mempertimbangkan wilayah,” kata Menko Airlangga.

      Menteri Ketenagakerjaan, IdaFauziyah, menambahkan, program BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden JokoWidodo untuk meningkatkan kompetensi SDM Indonesia, serta melengkapi soft skilldan pendidikan karakter yang ada dengan tambahan keterampilan atau hard skill.Program yang telah dirintis sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, telah berdirisebanyak 1.113 lembaga BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayahIndonesia.

      “Tahun 2020 ini, Kemnakertetap berkomitmen dalam akselerasi pelatihan kerja dengan membangun BLK Komunitassebagai bagian dari agenda peningkatan SDM ketenagakerjaan Indonesia yangbersifat partisipatoris,” kata Menaker Ida.

      Ia melanjutkan, Kemnakermenargetkan pada tahun 2020 dapat mendirikan 1.000 BLK Komunitas yang tersebardi seluruh wilayah Indonesia. Program ini juga mulai dikembangkan, yangsebelumnya hanya menyasar komunitas keagamaan, kini mulai menyasar komunitas masyarakatlainnya. “Penyebaran BLK Komunitas yang sebelumnya difokuskan untuklembaga pendidikan keagamaan, saat ini mulai memperluas penyebarannya melaluiperan dari Serikat Pekerja dan komunitas masyarakat lainnya, ” katanya.

      Kegiatan Penyerahan bantuan programBLK Komunitas ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Naker TanggapCovid 2020.” Kegiatan yang bertemakan “Pemulihan Ekonomi TenagaKerja” ini dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 11-13 September2020, di Bali.

       Di samping sebagai ajangpromosi program dan kebijakan Kemnaker dalam penanganan dampak pandemi Covid-19di sektor ketenagakerjaan, kegiatan ini bertujuan mendorong pemulihan ekonomi,khususnya di Bali.

      Selain bantuan BLK Komunitas,kegiatan ini juga memiliki tiga rangkaian kegiatan lainnya yaitu expo ataupameran produk dari Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan Kemnaker, BimbinganTeknis (Bimtek) lanjutan bagi TKM, dan pemberian penerima bantuan secarasimbolis kepada TKM.

      “Naker Tanggap Covid inidalam rangka menyampaikan semua program kegiatan di bidang ketenagakerjaan yangsedang dan akan berjalan pada tahun 2020. Ini juga sebagai upaya untukmengupayakan pemulihan perekonomian tenaga kerja,” ujarnya.

                  Gubernur Bali Wayan Koster,menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasinya atas dipilihnya Balisebagai tuan rumah digelarnya Naker Tanggap Covid 2020 yang diselenggarakanoleh Kemnaker. Ia menyatakan, sejak terjadi pandemi Covid-19, Bali yang sangatmengandalkan perekonomian dari sektor pariwisata benar-benar mengalami dampakyang luar biasa.

                Hal ini terlihat daripertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan ke-2 yang mengalami kontraksi hingga-10,98% dan banyak tenaga kerja yang terpaksa dirumahkan bahkan di-PHK.

                 “Ini adalah acara palingbesar yang diselenggarakan di Bali sejak adanya pandemi Covid-19. Untuk itusaya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak kementerian atasdukungannya dalam upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali,” ujarnya. *pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here