Home Nasional Menaker: Subsidi Bagi 13,8 Juta Pekerja yang Gajinya di Bawah 5 Juta

Menaker: Subsidi Bagi 13,8 Juta Pekerja yang Gajinya di Bawah 5 Juta

263
0
Menaker Ida Fauziah pemerintah siap memberikan subsidi bagi 13,8 juta pekerja/buruh yang gajinya dibawah Rp 5 Juta/bulan. Foto: Ist/humas
Menaker Ida Fauziah pemerintah siap memberikan subsidi bagi 13,8 juta pekerja/buruh yang gajinya dibawah Rp 5 Juta/bulan. Foto: Ist/humas

Jakarta-harianumumsinarpagi.com,

Menteri Ketenagakerjaan, (Menaker) Ida Fauziyah, siap memberikan subsidi gaji bagi pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta/bulan Subsidi langsung ini diharapkan dapat membantu pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan . Kita targetkan program ini dapat berjalan bulan September,” kata Menaker Ida Fauziyah di Jakarta, Selasa (6/8) pekan lalu.

Dia mengatakan, subsidi gaji yang akan diberikan selama empat bulan ini merupakan perluasan stimulus bantuan sosial (bansos) yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli dan perekonomian pekerja beserta keluarganya yang karena Covid-19 berkurang pendapatannya.

“Jumlah pekerja swasta yang memiliki gaji di bawah Rp5juta sebanyak 13,8 juta pekerja. Data ini berasal dari BPJS Ketenagakerjaan yang akan terus divalidasi untuk memastikan tepat sasaran dan meminimalkan terjadinya duplikasi. Pemerintah berharap subsidi ini dapat menjaga daya beli dan kesejahateraan pekerja yang terdampak Covid-19,” katanya.

Menaker Ida menambahkan, subsidi gaji diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan dan akan diberikan per dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta. “Pemerintah akan membayarkan dua kali karena kita ingin memastikan daya beli dan konsumsi tetap terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat,” ujarnya.

Menaker memastikan, pekerja penerima subsidi ini adalah pekerja swasta di luar PNS dan pegawai BUMN. Pekerja penerima subsidi harus pekerja yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

“Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi para pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Menaker menambahkan untuk program subsidi ini, Kementerian Keuangan telah menganggarkan dana sekitar Rp 33,1 triliun. Diharapkan stimulus baru ini mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga agar terhindar dari resesi. *pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here