Home Ekonomi Kemnaker Teken MOU dengan Pemkab Bandung Barat Soal Ketahanan Pangan

Kemnaker Teken MOU dengan Pemkab Bandung Barat Soal Ketahanan Pangan

96
0
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) teken kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat tentang pangan. Foto: SP/humas

Bandung -harianumumsinarpagi.com,

Untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah pandemi, Kementerian Ketenagakerjaan menjalin kerja sama dengan Pemkab Bandung Barat. Kerja sama ini mencakup pengembangan SDM sektor pertanian serta perluasan kesempatan kerja.

Kerja sama Kemnaker dan Pemkab Bandung Barat ini tertuang dalam Nota Kesepakatan (MoU)  antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tentang pelatihan dan program pengembangan padat karya pertanian. Nota Kesepakatan ditandatangani oleh Plt. Sekjen Kemnaker, Budi Hartawan dan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, dengan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan(Menaker) Ida Fauziyah, di Kantor Bupati Bandung Barat, Minggu (19/7) akhir pekan lalu.

Menaker menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan sinergi berbagai pihak, baik internal pemerintah pusat maupun dengan pemerintah daerah, untuk menjaga ketahanan nasional atas dampak pandemi tersebut.

“Kita tahu, dampak Covid-19 ini banyak teman-teman kita yang mengalami PHK atau dirumahkan. Pasar kerja juga masih wait and see. Untuk itu perlu diberi perluasan kesempatan kerja. Pelatihan dengan tidak hanya menjadikan mereka diterima pasar kerja tetapi juga memiliki kesempatan berwirausaha,” kata Menaker.

Untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, jelas Menaker, Kemnaker berinisiatif melaksanakan sinergi pelatihan dan program pengembangan padat karya pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Kerja sama Kemnaker dengan Pemkab Bandung Barat bertujuan untuk menyinergikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ketenagakerjaan, dengan menekankan pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat.

“Jadi ini memadukan 2 Direktorat Jenderal di Kemnaker, kemudian sinerginya dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” jelas Menaker. Ia melanjutkan, di wilayah Bandung Barat sendiri terdapat 2 unit pelatihan teknis milik Kemnaker. Yaitu BLK Lembang dan BBPPK dan PKK Lembang. Hal ini diharapkan dapat mendukung perkembangan kerja sama ini.

“Jadi ini memang disiapkan untuk membangun ketahanan pangan, diperuntukan bagi siapa? Bagi teman-teman kita, saudara-saudara kita yang ter-PHK atau dirumahkan,” ujarnya. Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Aris Wahyudi, menambahkan, program yang dikerjasamakan ini akan melibatkan 120 orang petani dari wilayah Kabupaten Bandung Barat untuk mendapatkan pelatihan.

Dari pihak Kemnaker akan menyiapkan instruktur, pelatihan pengolahan lahan, penyediaan benih tanaman, pupuk, dan pendampingan untuk memastikan pasca panen dapat diserap oleh pasar, yang pada gilirannya akan menguntungkan. *pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here