Home Nasional Indonesia Desak ILO Galang Dukungan Atasi Pengangguran di Palestina

Indonesia Desak ILO Galang Dukungan Atasi Pengangguran di Palestina

518
0
Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Hanif Dhakiri mrnyampaikan pidato pada Sidang ILO ke-107 di Jenewa Swiss. (foto:sp/hms)

Jenewa, harianumumsinarpagi.com- Indonesia desak Organisasi ILOPerburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) menggalang dukungan mitra pembangunan untuk mengatasi masalah pengangguran di Palestina. Hal tersebut ditegaskan Delegasi Indonesia di hadapan Dirjen ILO, Guy Ryder, dan para peserta Pertemuan Tingkat Menteri Ketenagakerjaaan Gerakan Non Blok (GNB) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, Kamis (7/6)

“Saat ini, tingkat pengangguran di Palestina yang tertinggi di dunia. Hal ini terjadi karena Zionis Israel membatasi aktivitas para pekerja dan pengusaha di wilayah pendudukan Israel di Palestina. Sehingga  kegiatan ekonomi” tegas Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Hanif Dhakiri, di sela-sela Sidang ke-107 International Labour Conference ..(ILC) di Jenewa Swiss

Menurut Menaker Hanif Dhakiri isu Palestina sangat dekat di hati rakyat Indonesia. Untuk itu, pemerintah Indonesia akan terus mendukung kemerdekaan Palestina menuju tercapainya pertumbuhan ekonomi dan kerja layak di negara tersebut.

Pada forum yang sama, Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan  Kemnaker, Sugeng Priyanto, mengatakan, ILO harus menggunakan pengaruhnya untuk mengajak negara negara peduli pada kondisi ketenagakerjaan di Palestina.

“Indonesia sangat prihatin dengan laporan yang disampaikan oleh Dirjen ILO mengenai situasi para pekerja di wilayah pendudukan Israel di Palestina. Kita ingin negara-negara Gerakan Non Blok bersama mendesak ILO agar memobilisasi dana untuk Palestina Fund for Employment and Social Protection,” kata Sugeng Priyanto pada pertemuan anggota ILO dari Gerakan Non Blok di Jenewa.

Duta Besar Hasan Kleib, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, menyampaikan bahwa Direktur Jenderal ILO secara rutin setiap tahun selalu mempublikasikan laporan mengenai situasi ketenagakerjaan di wilayah pendudukan di Arab, termasuk Palestina. Laporan tersebut menjadi dasar pembahasan pertemuan Konferensi Perburuhan Internasional di Jenewa.

“ILO mencatat bahwa blokade yang diterapkan Israel di wilayah Gaza telah berdampak pada situasi perekonomian di negara tersebut sehingga pasar kerja semakin memburuk. Tingkat pengangguran pemuda di Palestina bahkan telah mencapai sekitar 50%” jelas Dubes Hasan Kleib.

Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Negara-Negara GNB di Jenewa mengesahkan Deklarasi yang antara lain memuat situasi ketenagakerjaan di wilayah pendudukan Israel di Palestina. Dalam Deklarasi tersebut, negara-negara GNB menegaskan dukungan terhadap perjuangan Palestina mewujudkan kemerdekaan serta keprihatinan mendalam terhadap situasi ketenagakerjaan di wilayah tersebut yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan sosial Palestina.  *pr/fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here