Home Nasional Menaker Tenaga Profesional di Indonesia Hanya 5%

Menaker Tenaga Profesional di Indonesia Hanya 5%

537
0

Jakarta, harianumumsinarpagi.com- Pemerintah melalui Kementerian Ketangakerjaan ( Kemnaker) berharap partisipasi pihak swasta berinvestasi dibidang Sumber Daya Manusia ( SDM) melalui program pemagangan dengan meningkatkan kompetensi. Sepergi diketahui program pemagangan sebuah peluang bagi angkatan kerja untuk memperoleh keterampilan untuk meningkatkan kompetensi dengan proses belajar langsung terjun ke dunia industri.

Demikian diungkapkan Menteri Ketenahakerjaan ( Menaker) Hanif Dhakiri di Jakarta Jumat (25f5) Menurutnya hngga saat ini peranan swasta dalam meningkatkan tenaga kerja baik melalui program pelatihan maupun pemagangan masih sangat kecil. Hal itu bisa dilihat dari jumlah tenaga profesional di Indonesia hanya 5 persen, masih jauh di bawah Malaysia yang mencapai 20 persen.

“Mayoritas angkatan kerja kita ini low skill dan numpuk di bawah sehingga kita harus lift up mereka. Untuk itulah peran swasta saya dorong betul karena di Eropa, mostly 70 persen investasi SDM itu oleh swasta,” kata Menaker Hanif Dhakiri saat menerima Sumber Daya Rasuli (SUDARA)

Dijelaskan pemagangan sebagai bagian dari sistem pelatihan nasional merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional. Karena dalam proses magang ada keahlian tertentu yang diajarkan pada peserta untuk memperoleh keterampilan, alih teknologi, dan berbagai keterampilan..kata Menaker Hanif Dhakiri

“Saya kira SUDARA bisa berperan agar investasi SDM kita semakin ramai. Kita ramaikan bonus demografi tahun 2030, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan usia muda dan lanjut usia,” kata Menteri Hanif.Dhakiri

Selain itu,Dia juga mengajak kalangan atau pihak swasta agar mendukung sertifikasi profesi secara terpadu bagi pekerja Indonesia. “Di kita ada sertifikasi untuk HR Manager. Praktisi SDM yang kita sertifikasi dan juga sertifikasi SDM secara umum di berbagai sektor, “ katanya.

Kordinator SUDARA, Joseph Mulyono mengatakan sebagai sekumpulan praktisi sumber daya manusia, pihaknya  lebih fokus kegiatan HRD dibandingkan  agama. SUDARA melihat  program pemagangan Kemnaker pada prinsipnya sangat membantu pihaknya yang rerata bergelut di bidang industri untuk mencari tenaga kerja dengan kompetensi baik.*pr/fen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here