Home Hukum Kasus Dugaan Korupsi di Humas Kemnaker Akan Dilaporkan ke Pihak Berwajib

Kasus Dugaan Korupsi di Humas Kemnaker Akan Dilaporkan ke Pihak Berwajib

745
0

Jakarta, harianumumsinarpagi,com- Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adanya dugaan penyimpangan APBN ( Anggaran Pendapatan Belanja Negara) di lingkungan Biro Hubungan Masyarakat ( Humas) Depnakertras Sekarang Kementerian Ketenagakerjaan akan dilaporkan kepada pihak berwajib Pasalnya Oknum pejabat berinisial Suh yang bertanggungjawab atas pengelolaan Uang Rakyat itu sampai akhir pekan ini Kamis (29/3) belum mengembalikan semuanya ke Kas negara.

Padahal BPK Sdah memberikan tenggang waktu yang cukup lama, untuk mengembalikannya Tetapi oknum pejabat, Suh masih tetap melenggang di jabatan barunya eselon 2 di Kemnaker Sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kemnakertrans) sekarang Ketenagakerjaan (Kemnaker) Menurut sumber SINAR PAGI oknum berinisial, Suh akan dilaporkan ke Mabes Polri atau Kejaksaan oleh pihak Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kemnaker. Pasalnya, Suh, belum mengembalikan uang sebesar Rp 1 miliar yang tidak jelas penggunaaannya ketika Suh menjadi Kepala Pusat Humas ketika Muhaimin Iskandar menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) 2009 – 2014.

“Dia harus mengembalikan uang sebesar itu. Kalau tidak dikembalikan maka ia akan dilaporkan ke Mabes Polri atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kata seorang staf Kemnaker yang tidak bersedia menyebutkan namanya.

Menurut sumber SP ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Hery Sudarmanto, sudah mengeluarkan perintah tertulis kepada Suh supaya segera membayar uang yang telah dipakainya itu. “Surat Pak Sekjen menegaskan, kalau ia tidak mengembalikan uang itu dalam tahun 2018 ini maka pihak Kesekjenan Kemnaker akan melaporkannya ke pihak berwajib,” kata sumber itu.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sahat Sinurat, ketika dikonfirmasi SP Selasa (27/3), membenarkan hal itu. Menurut Sahat,Sinurat SH MH uang itu harus dikembalikan ke kas negara. Sahat menegaskan, pihak Humas Kemnaker tidak mungkin melunasi uang yang telah digunakan yang tidak jelas penggunaannya itu. “Itu tanggung jawab pribadi, Suh .bukan Humas Kemnaker. Yang saya pimpin saat ini Karena itu, saya tidak pernah mau menandatangani surat kesanggupan membayar uang itu,” tegas Sahat. Menurut Sahat, SH MH sudah bersedia membayar secara mencicil. “Dia mau bayar mencicil,” kata Sahat. Sinurat SH MH Hal senada juga diungkapkan Irjen Kemnaker.Sunanrno YOknum sudah diberi kesempatan mengembalikan uang negara itu ke Kas negara.*fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here