Home Nasional Malaysia Berharap Indonesia Tidak Menghentikan pengiriman TKI ke Negeri Jiran

Malaysia Berharap Indonesia Tidak Menghentikan pengiriman TKI ke Negeri Jiran

490
0

Jakarta, harianumumsinarpagi.com- Negeri Jiran Malaysia melalui Duta Besar (Dubes)nya di Jakarta Jumat (2/2) minta-Pemerintah Malaysia minta kepada pemerintah Indonesia untuk tidak menghentikan (Memoratorium) pengiriman Tenaga Kerja Indonesia) ke Malaysia. Permintaan tersebut disampaikan langsung Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Sri Zahrain Mohamed Hashim kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, M Hanif Dhakiri, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jumat siang akhir pekan kemarin
Menurut Dubes.

Kebijakan Moratorium merupakan hak pemerintah Indonesia, Namun kami berharap hal itu tidak dilakukan kata Datuk Sri Dikatakan antara Malaysia dan Indonesia sama-sama membutuhkan  atas  keberadaan pekerja migrant Indonesia di Malaysia. “Suplay-nya dari Indonesia, demand-nya Malaysia. Sama-sama membutuhkan, tinggal diperbaiki aturannya”.

Wacana Moratorium pengiriman pekerja migran ke Malaysia mengemuka, menyusul kasus meninggalnya pekerja migran asal Nusa Tenggara Timur Adelina Lisao, bulan lalu. Pahlawan devisa meninggal dunia setelah disiksa dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi dari majikannya

Atas kejadian tersebut, pada kesempatan tersebut, Datuk Sri juga menyampaikan permohonan maaf serta menyatakan jika pemerintah Malaysia serius menangani masalah tersebut. “Proses persidangan terhadap pelaku sedang dijalankan. Tuntutan hukum  maksimalnya adalah hukuman mati. Pihak yang terlibat mempekerjakan almarhum secara illegal juga diproses hukum,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Hanif Dhakiri mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia meminta kepada pemerintah Malaysia melakukan beberapa hal terkait kasus Adelina maupun hal-hal lain terkait pekerja migran secara umum. Khusus terkait kasus Adelina, Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap Malaysia memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku sesuai hukum yang berlaku di Negeri Jiran Malaysia. Menurutnya Penegakan hukum juga diberlakukan kepada pihak lain yang terlibat dalam mempekerjakan Adelina secara illegal, serta mencabut izin  perusahaan yang menjadi agen Adelina. “Kepolisian Indonesia juga telah menahan tiga orang yang terlibat pengiriman Adelina secara illegal,” kata Menteri Hanif Dhakiri

Dalam kesempatan tersebut, Menaker juga menyayangkan sikap Malaysia yang tak segera memperbarui Nota kesepahaman (MoU) mengenai penempatan dan penerimaan TKI engan Indonesia. MoU tersebut telah berakhir Maret 2016. “Sudah dua kali pemerintah Indonesia meminta MoU diperbarui, namun hingga saat ini belum juga ada respons positif dari Malaysia. “Indonesia mempertimbangkan untuk moratorium penempatan pekerja migran ke Malaysia, jika Malaysia serius menangani kasus Adelina serta tak segera memperbarui MoU,” tegas Menteri Hanif.Dhakiri

Moratorium bukan sesuatu hal yang tak mungkin, mengingat sesuai dengan UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migrant Indonesia, penempatan pekerja migrant Indonesia hanya dilakukan di negara-negara yang memiliki MoU dengan pemerintah Indonesia.

“Jika Malaysia ingin memperbaiki MoU, harus ada target waktu, kapan MoU akan disepakati,” kata Menaker.  Atas desakan tersebut, Duta Besar Malaysia mengundang Menaker Hanif hadir ke Kuala Lumpur untuk membicarakan MoU segera. Menaker menyambut baik undangan tersebut Namum belum dapat dipastikan pertemuan tersebut dilaksanakan * fen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here