Home Kriminal Polrestro Bekasi Berhasil Meringkus Pemalsuan STNK

Polrestro Bekasi Berhasil Meringkus Pemalsuan STNK

505
0

Cikarang Utara, harianumumsinarpagi.com– Polrestro Bekasi berhasil meringkus pelaku kasus pemalsuan dan pertolongan jahat dengan modus pemalsuan dokumen STNK, di Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan, Kamis (18/1/2018).

Kapolrestro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara menjelaskan ketika anggota opsnal melakukan observasi mendapatkan laporan informasi dari masyarakat, bahwa di perumahan sektor 5 Kelurahan kampung Bahagia, Kecamatan Babelan ada satu unit mobil Pick Up yang diduga tidak sesuai dengan dokumen atau kepemilikan yang sebenarnya. Surat dokumen dipalsukan lalu digadaikan, kemudian anggota opsnal mendatangi kelokasi dan ada satu unit mobil tersebut lalu mengecek kebenaran ternyata tidak sesuai.

“Awalnya pada 18 Januari 2018 ada laporan, ada kecurigaan dari masyarakat bahwa mobil diduga dokumennya palsu, setelah kita cek dan cocokan emang barang tidak sesuai,” ucapnya kepada awak media. Selasa (30/01/2018).

Sambung dia, Kasus pemalsuan dokumen STNK dengan modus pelaku KH menerima mobil tarikan dari lising yang berinisial A, lalu kemudian A menggadaikan kembali ke orang lain dengan cara merubah STNK atas namanya sendiri.

“Dengan harapan meyakinkan gadai (mobil) ini milik si tersangka. Dari sini si pelaku KH ini bekerja sama dengan beberapa orang lainnya, awal nama dari S ini ketika kita interogasi darimana ternyata dapet dari KH, kita kembangkan dan luar biasa ada beberapa STNK yang diduga disalahgunakan oleh si KH,” jelasnya.

Kata dia, Pelaku melakukan aksinya dengan menerima dari oknum penarikan konsumen yang tidak bisa membayar, oknum tersebut bukan lising tetapi seperti colector yang tidak memberikan laporannya ke lising.

“Ini mereka mendapatkan dari orang lapangan yang tidak menyetorkan ke lising itu,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, pelaku sudah melakukan aksinya selama enam tahun dengan sebanyak 150 STNK yang sudah dipalsukan.

“Mereka kurang lebih 6 tahun beraksi sebanyak 150 STNK, kita lagi coba ungkap kendaraan-kendaraan yang dilempar oleh tersangka, mereka menjualnya di Jawa Tengah dan di Bekasi,” tuturnya.

Sementara menurut pelaku A, dirinya melakukan aksinya tersebut sudah selama tujuh bulan dengan bekerja di lising salah satu perusahaan otomotif, dia menggadaikan mobil dengan seharga Rp 10 Juta.

Kemudian menurut pelaku KH, dirinya telah menggadaikan mobil seharga Rp 25 Juta. “Jualnya seharga Rp 25 juta,” ucap KH.

Dari kejadian tersebut, polisi berhasil meringkus 3 tersangka yaitu KA, A dan D dengan barang bukti disita 3 buah STNK dan 4 Mobil. Tersangka terkena kasus pemalsuan dan atau pertolongan jahat dengan Pasal 263 KUHP dan 480 KHUP dengan ancaman selama enam tahun penjara. *Samuel Ben

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here