Home Nasional Menjelang Pilwali Kediri, Akhirnya Pak Dokter Jadi Mendaftar

Menjelang Pilwali Kediri, Akhirnya Pak Dokter Jadi Mendaftar

466
0

Kediri, harianumumsinarpagi.com- Dr. Samsul Ashar yang akrab dipanggil Pak Dokter akhirnya jadi mendaftar sebagai kontestan dalam Pilwali Kediri 2018 berpasangan dengan Teguh Juniadi menjadi paslon (pasangan calon) ketiga yang mendaftar ke KPU, Rabu (10/1).

Sekitar pukul 22.40 WIB, paslon Samsul Ashar – Teguh Juniadi datang ke KPU Kota Kediri bersama, partai pengusung serta puluhan simpatisan. Paslon ketiga di Pilwali 2018 ini bermodal 6 kursi untuk mendaftar, yakni dari PDIP 4 kursi serta Partai Hanura 2 kursi.

Samsul Ashar usai mendaftar di KPUD membeberkan, bahwa keinginannya kembali mencalonkan diri menjadi wali kota didasari keinginan membangun masyarakat Kota Kediri lebih baik dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) lebih baik.

Namun, dalam perjalanan pendaftaran paslon tersebut tidak mudah. Hal ini dikarenakan berkas-berkas yang belum lengkap, serta pimpinan kedua partai yang sempat enggan menemani paslon tersebut daftar ke KPU.

Bahkan, sejumlah simpatisan Samsul Ashar sempat mendatangi rumah ketua DPC PDIP Agus Sunoto di Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota Kediri. Setelah hampir 2 jam drama terjadi, akhirnya mereka bisa mendaftar dengan ditemani pimpinan kedua partai pengusung.

“Alhamdulillah, cukup senang akhirnya bisa kembali disini untuk mendaftar sebagai pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Kediri. Saya yakin dengan diusung PDIP dan Hanura ini kami bisa menang,” ujar Samsul Ashar dalam sambutannya.

Sementara, dengan mendaftarnya Samsul – Teguh ini maka bakal pasangan calon untuk Pilwali Kota Kediri menjadi 3 paslon. Pada hari pertama pendaftaran, paslon petahana Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah mendaftar, dihari terakhir mendaftar paslon Aizzudin Abdurrahman – Sudjoni Teguh Widjaja.

Ada kejadian yang unik terjadi, dan menjadi topik pemberitaan media cetak maupun online , juga menjadi sorotan netizen. Pada Senin (10/1/2018) lalu tampak Ketua DPC PDIP Kota Kediri, Agus Sunoto beserta pengurusnya mendampingi dan mengantar petahana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah mendaftarkan diri ke KPU.

Namun Rabu (10/1) malam, pengurus DPC PDIP Kota Kediri, Agus Sunoto beserta pengurus partai lainnya datang kembali ke kantor KPU untuk mendaftarkan pasangan Samsul Ashar-Teguh Juniadi.

Saat awak media berusaha mengkonfirmasi hal ini seusai proses pendaftaran, Agus Sunoto dan tim langsung pergi meninggalkan kantor KPU.

Menanggapi hal tersebut Ketua KPUD Kota Kediri, Agus Rofik menjelaskan, apa yang dilakukan saat ikut pasangan petahana mendaftarkan diri beberapa hari lalu, PDIP berstatus hanya sebagai partai penggembira dan tidak bertindak sebagai partai pengusul.

“Tidak ada masalah di dalam aturan, karena PDIP kemarin mengantar dan menemani petahana wali kota dan wakil wali kota hanya sebagai partai penggembira, kalau malam ini mereka resmi karena sesuai dengan surat dari DPP PDIP,” tegas Agus Rofik.

Agus Rofik Ketua KPU Kota Kediri mengatakan, masih ada beberapa prosedur yang harus dilewati ketiga bakal paslon tersebut sebelum ditetapkan sebagai paslon. Salah satunya, tes kesehatan yang dilakukan di RSUD DR Soetomo selama dua hari, mulai tanggal 11 Januari – 12 Januari 2018. “Semoga semua pasangan calon bisa lolos dalam semua prosedur ini. Sehingga nanti akan kita tetapkan sebagai calon Wali dan Wakil Wali Kota Kediri,” pungkasnya. *hernowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here