Home Kriminal Tulungagung Jawa Timur, Pesta Miras Telan Jiwa

Tulungagung Jawa Timur, Pesta Miras Telan Jiwa

389
0

Tulungagung, harianumumsinarpagi.com- Keberadaan pesta minuman keras (miras) di salah satu rumah kos Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung merenggut korban jiwa, Senin (25/12). Korban tewas adalah Andri Dwi Purwanto alias Getok (38) warga setempat, diduga kuat karena over dosis (OD).

Tiga temanya yang ikut serta pesta minuman haram itu terpaksa dilarikan ke RSUD dr Iskak untuk dicek kesehatanya, mereka antara lain Riyanto (19) warga Desa Geger Kecamatan Sendang, Regina Putri (25) warga Kabupaten Malang yang kos di Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung, dan Eko Budi Cahyono (22) warga Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Regina Putri menjelaskan, kejadian bermula saat dirinya yang tinggal dalam satu kamar kos dengan Eko Budi Cahyono didatangi temannya yang biasa dipanggilnya Gabah (25) warga Pagerwojo pada Jumat (22/12) sekitar pukul 22.00 WIB. Ketika itu Gabah datang dengan mengajak Riyanto dan Andri Dwi Purwanto.

“Saat itu saya sempat melihat Andri membawa miras jenis mension empat botol, vodka empat botol, dan coca cola,” ujarnya.

Regina Putri melanjutkan, kemudian di rumah kos tersebut kelimanya pesta miras hingga pukul 03.00 WIB. Setelah itu, tiga orang yakni Riyanto, Andri Dwi Purwanto, dan Gabah meninggalkan rumah kosnya. Sedangkan dirinya dengan Eko Budi Cahyono tetap berada di rumah kos. “Setelah meninggalkan kos, saya sudah tidak ada kontak dengan ketiganya,” terangnya.

Lebih jauh , masih menurut Putri, pasca berpesta miras dirinya mengaku sempat mengalami mual dan pusing. Tetapi pada Sabtu (23/12) siang semuanya sudah kembali normal dan menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Menurutnya, dirinya baru mengetahui jika Andri Dwi Purwanto meninggal dunia pada Senin (25/12) pagi setelah diberitahu oleh Riyanto.

“Saya sempat diminta keterangan oleh polisi, kemudian saya dan Eko dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan,” imbuhnya.

Disinggung siapakah pada waktu malam itu yang minumnya paling banyak, Putri mengaku semuanya hampir sama, karena minumnya juga digilir. Namun demikian, Putri tidak mengetahui apakah setelah pesta miras tersebut korban minum-minum lagi. “Mungkin korban masuk angin, karena kami berempat tidak apa-apa,” pungkasnya.

Terpisah, teman korban yang enggan menyebutkan identitasnya mengaku pada Minggu pagi dirinya sempat bertemu korban, bahkan keduanya sempat minum kopi.

“Korban sempat mengeluh pandangan matanya kabur dan pusing,” katanya.

Andri Dwi Purwanto meninggal di rumah sendiri. Karena kematianya dianggap kurang wajar. Akhirnya korban dibawa ke RSUD dr Iskak untuk divisum. Hal itu untuk mengetahui penyebab kematianya.

Untuk mempercepat mengetahui penyebab kematian, Polisi juga membawa ketiga temanya ke rumah sakit. Mereka diperiksa satu persatu.

Dari peristiwa tersebut pihak Kepolisian mengamankan barang bukti berupa lima botol bekas miras vodka. Selain itu pihak Kepolisian juga masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon melalui Kasatreskrim AKP Mustijat Priyambodo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan korban. “Termasuk dua korban yang bukan pasangan suami istri tetapi tinggal dalam satu kos,” tegasnya. *hernowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here