Home Nasional PT PLN – PLTGU Muara Tawar Akan Libatkan Tenaga Kerja Lokal Untuk...

PT PLN – PLTGU Muara Tawar Akan Libatkan Tenaga Kerja Lokal Untuk Project Penambahan Daya.

2844
0
Suasana dalam kantor kepala desa Segara Jaya saat pembahasan polemik antara PLN dengan Masyarakat. (Poto /tahar)

Tarumajaya, harianumumsinarpagi.com- Menghindari polemik berkepanjangan dengan Masyarakat terdampak di Wilayah pembangunan pembangkit listrik Tenaga Gas dan Uap, PT PLN (Persero) UPP 3I PJT-1 Muara Tawar penuhi undangan Audiensi Kepala Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, pada kamis (21/12)

Pertemuan ini, Menurut H Marjaya Sargan kepada para undangan yang memenuhi ruang kerjanya sebagai tindak lanjut rencana aksi demo dari Masyarakat setempat seperti yang disampaikan oleh Pengurus Garuda Jaya Makmur (GJM) dan Karang Taruna Segarajaya terkait dimulainya proyek pembangunan penambahan Kapasitas Daya PLTGU oieh PT Hutama Karya tanpa adanya sosialisasi ke Masyarakat.

“Karena adanya desakan dari masyarakat, Selaku kepala desa saya tidak ingin gejolak ini berlarut larut, Pada forum ini Saya juga ingin mendengar langsung keluhan dari Masyarakat dan kebenaran janji janji dari PLN kepada Masyarakat sebelum proyek ini dilaksanakan seperti halnya ketenagakerjaan, pembebasan lahan di daerah tertinggal dan pembuatan akses jalan PLN” tutur Marjaya saat membuka forum.

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN-UPP 3 PJT-1 Achmadi Abbas yang hadir mewakili PT PLN membenarkan bahwa PLN Muara Tawar akan merealisasikan penambahan kapasitas daya PLTGU dengan memfaatkan gas buang yang di komperesi menjadi uap dari PLTG yang sudah dibangun senelumnya.

Mengenai tenaga kerja, Seperti yang disampaikan oleh Achmadi Abbas bahwa hal itu pernah di rapatkan di PJB yang melibatkan Camat Tarumajaya, Kepala Desa, Danramil, dan Kapolsek.

“Yang saya tangkap dari rapat tersebut adalah Keterlibatan tenaga kerja dari warga setempat dalam berpartisipasi pada pelaksanaan pekerjaan proyek, Karena itu sudah menjadi komitmen dari rapat sebelumnya saya setuju dengan hal itu. “ ujar Abbas menjelaskan

Sementara dari pihak GJM yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota melalui perwakilannya Andry Lestari S.Kom menilai bahwa masalah proyek PLN-PLTGU Muara Tawar telah menjadi isu sentral karena sosialisasinya dilakukakan di sekitar tahun 2015 dan hingga kini belum ada sosialisasi lanjutan.

Dalam kronologinya Andri menjelaskan bahwa adanya kegiatan project yang dilaksanakan oleh PT HK dan Doosan Indstries. Menimbulkaan isu baru ditengah Masyarakat.

“Puncaknya terjadi penyetopan oleh Masyarakat saat tiang pancang masuk ke lokasi Project. Dan kita (GJM) berhasil meredakan Masyarakat setelah dijanjikan akan ada sosialisasi lanjutan.” Papar Andry

“ Namun seiring dengan waktu, tanpa kita tahu apa yang terjadi di internal PLN, kita juga punya permasalahan dengan Masyarakat yang ingin mempertanyakan kejelasan project dan sperti apa sosialisasinya? Nah semenjak itu terjadilah gejolak yang panas ditengah Masyarakat ”

Menyikapi hal tersebut, Danramil 02/Tarumajjaya Kapten Inf. Sarwono menyatakan dukungannya kepada Masyarakat terutama pada GJM yang merupakan wadah dari Desa segarajaya dan Desa Pantai Makmur

“Sebagai bagian dari Masyarakat Tarumajaya,Saya ikut mendukung dan akan mengawal agar apa yang diharapkan oleh Masyarakat sekitar bisa dipenuhi” Ucap Sarwono yang diamini pula oleh MP Kecamatan Tarumajaya Suseno dan Bimaspol Polsek Tarumajaya Brigadir Polisi Nurhadi.

Hadir dalam pertemuan tersebut kepala Desa Segarajaya H Marjaya Sargan, Danramil 02/Tarumajaya Kapten Inf. Sarwono, Bimaspol Polsek Tarumajaya Brigadir Nurhadi, Kasi Trantib Tarumajaya Suseno, Babinsa Peltu Asmad, Para Kadus, pemgurus GJM dan Perwakilan Desa Pantai Makmur.*tahar/samuel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here