Home Jabodetabek Belum Ada Sosialisasi, Pekerjaan Proyek Jalan Tol Cilincing – Cibitung di Hentikan...

Belum Ada Sosialisasi, Pekerjaan Proyek Jalan Tol Cilincing – Cibitung di Hentikan Sejumlah Warga dan Ormas Tarumajaya

710
0
Tampak sejumlah Ormas saat mempertanyakan Sosialisasi dan Perijinan kepada Pelaksana lapangan PT Waskita Karya (poto/tahar)

Tarumajaya, harianumumsinarpagi.com– Warga Kampung Kelapa Desa Segarajaya bersama sejumlah Ormas yang tergabung dalam Forum Bersatu Ormas (FBO) secara Bersama menghentikan sementara pekerjaan Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang sedang dilakukan oleh PT Waskita Karya di lokasi Kampung Kelapa Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Senen (11/12)

Dijelaskan oleh Ketua RW Setempat, Endang Yana. Aksi ini dipicu setelah PT Waskita Karya tanpa melalui sosialisasi kepada Warga terdampak mendatangkan satu unit kendaraan berat exavator dan langsung melakukan aktivitasnya membongkar sejumlah rumah dilingkungan RT 01 / 022 sejak sabtu kemarin.

“Jangan lantaran bahwa tanah ini sudah dibebaskan lalu seenaknya saja melakukan aktivitas pekerjaan, terlebih tanpa ada sosialisi langsung kewarga” jelas Endang yana selaku Ketua RW 022.

Namun dari penuturan Kepala Pelaksana pihak Waskita Karya kepada sejumlah Ormas yang diwakili oleh M. Saefudin selaku Ketua dari FBO saat dipinta klarifikasinya terkait dimulainya aktivitas kegiatan menepis semua tuduhan tersebut.

“Masalah sosialisasi sudah saya lakukan dari RT, RW bahkan Warga” Terang Jimmy, Kepala Pelaksana lapangan PT Waskita membela diri.

Berbeda dengan penuturan Jimmy, hal sebaliknya justru ditepis oleh warga sekitar, Salah satunya adalah Yuli, Warga RT 03/22

“Gak itu pak, saya gak pernah di kasih tau mau ada pekerjaan jalan tol rumah saya saja belum dibebaskan. Padahal dari rumah saya hanya berjarak Tiga meter dari lalu lalangnya Exavator.” Ujar Yuli dibenarkan oleh sejumlah ibu ibu yang mulai berani bicara.

Sementara itu, Agus Kepala Kordinator Keamanan PT Waskita, Yang hadir setelah adanya penyetopan aktivitas pekerjaan proyek jalan Tol oleh sejumlah Warga dan Ormas tak bisa berbuat banyak, Setelah adanya penjelasan dari Ketua RT RW dan Anggota BPD Desa Segarajaya terkait masalah Sosialisasi dan Perijinan yang belum semuanya tersentuh.

Dihadapan sejumlah Ormas yang mengelilinganya, Agus menegaskan bahwa dirinya tidak alergi terhadap Ormas, ” Silahkan Ormas bergabung, Saya wellcome namun Saya tidak suka ada bahasa menyetop kegiatan, itu musuhnya Saya. Silahkan, Gak apa apa mau adu kekuatan dengan Saya. Jadi tolong hargai saya dan minta kerja samanya” Tegasnya

Dikatakannya lagi bahwa rencana awal untuk keamanan diwilayah proyek kesemuanya diisi dari Marinir.
” kan gak lucu kalau marinir semua, Saya ingin sebagian diisi dari warga setempat” terangnya.

“Namun bila masalahnya ada ketidak beresan dalam hal sosialisasi dan perijinan saya tak menyalahkan adanya penyetopan” ucap Agus dengan gaya militer yg kuat.

Atas pernyataan tersebut, perwakilan dari FBR, Udin Paing menyayangkan bila hanya karena pengamanan harus melibatkan unsur tentara

“Kalau di wilayah dianggotain melulu terus yang wilayah mau diapain, Tentara iya tentara, Tentara juga gak boleh menyengsarakan masyarakat. Tapi kalau tentara mau dipasang ya terserah, masyarakat pasti nyerang. Saya atas nama masyarakat dan Ormas. Saya juga putra daerah, masa putra dearah nganggur.” Jawab Udin menanggapi.

Sementara Niman dari Ormas Laskar merah putih meminta agar Ormas tidak dipasung dengan adanya proyek jalan Tol ini.
“Tolong diperjelas keterlibatan Ormas yang ada di Tarumajaya ini” tanyanya

Ditempat yang sama, kepada harianumumsinarpagi.com, Agus yang disebut sebut sebagai anggota Marinir enggan memberikan komentarnya

“Maaf ya mas, Kalau masalah proyek baiknya ditanya langsung keatas, Saya hanya Kordinator Keamanan” katanya singkat.

Dari pantauan harianumumsinarpagi.com, Aksi yang dilakukan sejumlah Ormas yang terdiri dari Laskar Merah Putih, FBR, Pendekar Banten dan Pejuang Siliwangi menghentikan sementara kgiatan Jalan Tol berakhir kondusif dan mendapat dukungan dari warga juga Ketua RTRW setempat.*tahar/samuel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here