Home Nasional Sejumlah Ormas Datangi Polsek Tarumajaya, Tuntut Dugaan Pencurian Aliran Listrik di...

Sejumlah Ormas Datangi Polsek Tarumajaya, Tuntut Dugaan Pencurian Aliran Listrik di Pasar Tarumajaya

1135
0
Sejumlah Ormas Tampak Menanda Tangani Berkas Pelaporan Dipolsek Tarumajaya.(foto/Tahar)

Tarumaja, harianumumsinarpagi.com– Tidak puas dengan dengan keputusan pihak PT. PLN Distribusi jakarta Raya dan Tanggerang Area Marunda yang hanya memberikan sanksi administrasi terhadap kasus pencurian aliran listrik di Pasar Tarumajaya tanpa disertai langkah hukum ke pihak berwajib, Sejumlah Ormas datangi Kantor Kepolisian Sektor Metro Tarumajaya,Senen (6/11/2017).

Langkah hukum yang ditempuh sejumlah LSM / Ormas yang tergabung dalam Forum Bersama Ormas, Menurut Wakil Ketua LMP MAC Tarumajaya, Niman adalah sebagai bentuk sosial kontrol dan rasa kepedulian terhadap aset Negara yang mesti diselamatkan.

Untuk itu kepada pihak kepolisian, Ormas melaporkan pengawas UPTD pasar, Pengembang Pasar dan Pengelola Pasar agar segera diproses hukum pidananya karena Negara sudah dirugikan Miliaran Rupiah.

“Sejak awal pelaporan hingga adanya temuan pemakaian dugaan aliran listrik ilegal oleh petugas PLN sampai pada pemutusan dan pemberian sanksi kepada Pengembang Pasar tidak ada satupun dari pihak kepolisian setempat yang dilibatkan” Ungkapnya sambil memyerahkan beberapa tuntutan yang di beri stempel Resmi Ormas kepada kepolisian sektor Tarumajaya

“Harusnya, pihak PLN tidak hanya Perdatanya saja yang di urus, tapi bentuk Pidana nya juga harus ditempuh agar tidak ada persepsi pihak PLN ada main dengan pihak pengembang” ujar Niman di Polsek Tarumajaya.

Adanya laporan tersebut, Bripka Abdul Holid, Kanit Intel Polsek Tarumajaya yang berkesempatan menerima pengaduan dari benerapa Ormas terkait adanya temuan dugaan pencurian aliran Listrik di Pasar Tarumajaya berharap agar penyelesaian ini bisa diselesaikan secara Musyawarah dan melibatkan unsur Binmaspol setempat

Kepada sejumlah Ormas yang memenuhi ruang kerjanya, Holid meminta ada desakan dari Ormas agar pihak PLN mau membuat pelaporan tersebut secara langsung.

“Arahan dari Kapolsek seperti itu, desak PLN agar mau melaporkan kasus pencurian aliran listrik di Pasar Tarumajaya” katanya kepada sejumlah Ormas.

Ormas datangi Kantor PLN Disjaya

Adanya Arahan tersebut, setelah dibuatkan bukti Pelaporan dari pihak kepolisian, pada hari yang sama langsung mendatangi PT. PLN Disjaya Area Marunda, di Semper Jakarta Utara

Muhammad Ishak, sebagai Asisten Manager Transaksi Energi PT PLN Distjaya area Marunda, tak pelak jadi sasaran sejumlah Ormas yang datang menemuinya dan mendesak agar membuat pelaporan kepolisian.

Dikatakannya, PLN harus segera melaporkan ke kepolisian, lalu bubarkan orang orang yang sudah terlibat pencurian listrik besar besaran. “Jangan sampai Ormas turun semua” Tegas,H. Marjan Ketua Ormas FBR.

Sementara M. Saefudin Ketua IPKB4 menuntut agar memenjarakan semua yang terlibat.

Namun Demikian, Ishak yang mengaku masih mempunyai atasan, tetap harus berkonsultasi ke biro hukumnya dan meminta waktu atas tuntutan beberapa Ormas

” Kasih saya waktu, Jangan sampai tindakan yang saya ambil itu menyalahi prosedur yang ada” Jawab Ishak

Ishak berjanji akan membawa kasus ini ke Pusat ” mudah-mudahan besok sudah ada keputusannya” tutur ishak.

Dari keterangan yang di himpun harianumumsinarpagi.com adanya pelaporan dan tuntutan dari sejumlah Ormas yang tergabung dalam FBO dan Ikatan Persaudaraan Keluarga Besar Banten Betawi Bekasi sebagai upaya tidak adanya jalan musyawarah dari pihak pengawas dan pengembang.

“Pihak pengembang menantang untuk dilaporkan ke polisi dan melecehkan sejumlah ormas dengan mengabaikan kesepakatan yang ada” beber Niman dari LMP.

Hadir dalam pertemuan tersebut, ketua FBR H Marjan, Ketua pejuang Siliwangi Tarumajaya Satra, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Raymond, Ketua IPKB4 M. Saefudin dan Ketua Pendekar Banten *tahar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here