Home Hukum Satpol PP Kota Kediri Berhasil Menangkap Pemakai Narkoba Dirumah Kost

Satpol PP Kota Kediri Berhasil Menangkap Pemakai Narkoba Dirumah Kost

588
0

Kediri Kota,  harianumumsinarpagi.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, terus mennyisir tempat-tempat kost di wilayah Kota Kediri dalam rangka operasi Cipta Kondisi Ketrentaman dan ketertiban di Masyarakat, kali ini yang menjadi sasaran tempat kost sekitar kelurahan Kaliombo dan Kost Warung Tani di Jalan Kapten Tendean Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, kamis (2 /11/2017).

Dalam razia tersebut petugas Satpol PP berhasil mengamankan tiga orang penghuni kost, salah satu dari ketiga orang tersebut diduga sebagai pengguna sabu-sabu.

“Anggota kami berhasil mengamankan satu pasangan mesum dan seorang laki- laki pengguna sabu-sabu. Tersangka pengguna SS sempat dua kali mau melarikan diri ketika petugas hendak menanyakan identitasnya, namun berhasil diamankan” kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid kepada harianumumsinarpagi.com , Kamis (02/11/2017) di Mako Satpol PP Kota Kediri.

Masih lanjut Nur Khamid, pengguna SS yang tertangkap tersebut bernama M. Saifudin Arif (31), warga Jl Nener, Kalianyar, Bangil Kabupaten Pasuruan, dan dari hasil serangkaian pemeriksaan dikamar kost pelaku, petugas menemukan belasan alat hisab sabu yang disimpan didalam kardus bekas tempat minuman mineral dan lima botol vodka kosong, serta dua butir inek.

Kepada petugas pelaku yang sehari-hari menjadi buruh angkut di pasar tradisional mengaku bahwa dia mendapatkan barang haram tersebut dengan sistem ranjao, “saya mendapat barang tersebut dari teman saya di Pasuruan dan barang dari LP Porong. Pemesanan barang saya lewat SMS dan tempat nanti di tentukan juga via SMS dengan harga per gram 1.100.000,-. Tiap bulan saya mengkonsumsi satu sampai dua gram”, aku Arief pada petugas.

Lebih lanjut Nur Khamid menambahkan, Satpol PP Kota Kediri dalam akhir tahun ini memang sengaja prioritaskan yang pertama pada anak jalanan, gepeng dan gangguan jiwa yang berada di jalanan. Yang kedua kita juga fokus pada rumah kost, dengan tujuan agar tidak ada penyalah gunaan rumah kost untuk mesum, asusila, pesta miras dan hal-hal terlarang lainnya.

” yang bersangkutan memang sudah menjadi TO kami beberapa waktu yang lalu, bahwa di rumah kost Warung Tani ada pengguna narkoba, dan selanjutnya untuk pasangan mesum nanti kita akan data dan panggil orang tuanya dan untuk pengguna SS selanjutnya kita akan limpahkan ke Polresta Kediri” pungkas Nur Khamid.*hernowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here