Home Nasional Penertiban Bangli di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri

Penertiban Bangli di Bantaran Sungai Brantas Kota Kediri

612
0
Tampak Nurkhamid Selaku Kabid Trantibum Satpol PP Dilokasi Pembokaran Bangunan Ilegal di Bantarannya Sungai Brantas Kota Kediri.(foto/hernowo)

Kediri, harianumumsinarpagi.com – Bangunan liar (Bangli) yang tepat berada di bantaran sungai Brantas sisi timur utara jembatan lama jalan Mayjen Sungkono No. 29 Kota Kediri, Kamis siang (26/10/2017) dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Kediri.

“Tujuan pembongkaran itu guna pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik (RTHRP),” ujar Kasat Pol PP Pemkot Kediri Ali Muklis, Kamis (26/10/2017).

Penertiban bangli itu, terangnya, berdasarkan Surat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tanggal 16 Maret 2017 Nomor : 150/ KPTS/ 2017 Tentang Pemberian izin Penggunaan Sumber Daya Air Kepala Pemerintah Daerah Kota Kediri untuk kegiatan konstruksi Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik di Sungai Brantas.

Turut hadir dalam kegiatan penertiban bangli itu diantaranya, Kapolsek Kota Kediri
Kompol Sucipto, Kabag Ops Polresta Kediri
Kompol Sunardi, Kasat Pol PP Pemkot Kediri
Ali Muklis (Plt), Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Kamid, Kabid SDM Satpil PP Harjo Rukmono, Kasi trantibum Satpol PP Agus Dwi Ratmoko, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Yuni Widianto, Kasi Pengembangan Kapasitas Edi Santoso, Kasi Pemanfaatan PU Pemkot Kediri Anwar, Kasi Perundang-undangan Fenny Syafonto, Hendrik (Pimprov), 1 Regu Personil Kodim DPP Serrma Edi Suseni, 1 Regu Personil Polisi dari Polresta Kediri dan beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja, 5 personil Dishub Kota Kediri.

Sekitar pukul 08.30 WIB dilakukan pembacaan surat penertiban bangunan liar oleh Yuni Widiyanto selaku Kasi Penyelidikan dan Penyidikan SatPol PP Pemkot Kediri dihadapkan Kholik (penunggu) bangunan milik Moestoro, yang berbunyi; Berdasarkan Surat Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tanggal 16 Maret 2017 Nomor: 150/ KPTS/ 2017 Tentang Pemberian izin Penggunaan Sumber Daya Air Kepala Pemerintah Daerah Kota Kediri untuk Kegiatan Konstruksi Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik di Sungai Brantas.

Selanjutnya, Surat Peringatan 1 Nomor 331,11987/419, 117/2017 pada tanggal 3 Oktober 2017, Surat Peringatan II Nomor 331, 1/1022/419, 117/2017 pada tanggal 10 Oktober 2017, Surat Peringatan III Nomor 331.1/1062/419.1 17/2017 pada tanggal 17 Oktober 2017.

“Berdasarkan surat diatas, maka diberitahukan kepada saudara untuk mengosongkan dan memindahkan barang barang yang berada di bantaran sungai brantas/ DAS Brantas pada Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota Kediri, karena akan dilakukan pembongkaran guna dimanfaatkan sebagai Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik oleh Pemerintah Kota Kediri”.

“Agar pembongkaran berjalan lancar yang akan dilaksanakan pada Kamis tanggal 26 Oktober 2017 pukul 08.00 WIB, dimohon saudara segera mengosongkan dan memindahkan barang-barang yang berada di Bantaran Sungai Brantas DAS Brantas sampai batas waktu pada Rabu tanggal 25 oktober 2017 pukul 24.00 WIB”.

“Dan apabila hingga batas waktu yang di tentukan tersebut diatas, barang barang saudara masih belum dipindahkan, maka Pemerintah Kota Kediri akan memindahkannya secara paksa. Dan apabila terdapat kerusakan maka kami tidak bertanggung jawab,” papar Kasi Penyelidikan dan Penyidikan SatPol PP Pemkot Kediri di lokasi pembongkaran.

Berdasarkan pantauan harianumumsinarpagi.com, sekitar pukul 08.35 WIB personel Satpol PP Kota Kediri tiba dikediaman Mustoro selaku pemilik bangunan ilegal tersebut, namun yang bersankutan tidak ada di tempat.

Kemudian sekitar pukul 08.40 wib dilaksanakan pengangkutan barang milik Mustoro dan dibawa oleh kendaraan R4 milik Pemkot Kediri untuk diantar di belakang Terminal tempat Uji Kir (Kantor Dishub kota).

Selang beberapa waktu, sekitar pukul 12:45 WIB Mustoro tiba di lakosi dan diterima Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri.

Dalam pertemuan itu Mustoro menanyakan dasar penertiban bangunan miliknya kepada Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nurhamid. *hernowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here