Home Ragam PPK Kertamukti Berharap Jalan Penghubung Antar Kecamatan Diperbaiki

PPK Kertamukti Berharap Jalan Penghubung Antar Kecamatan Diperbaiki

462
0

Cibitung,Bekasi- SINAR PAGI

Pemerintah Kabupaten Bekasi diminta agar segera memperbaiki Amblasnya jalan penghubung antar Kecamatan, di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung sejak beberapa bulan lalu, membuat Paguyuban Pemuda Kedaung (PPK) membuat Kuburan disekitar jalan amblas tersebut.

Pihak PPK membuat kuburan dijalan amblas tersebut untuk mensimboliskan fungsi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah mati. Karena, jalan amblas diwilayah tersebut sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu yang tak kunjung diperbaiki.

“Jalan yang longsor ini sudah hampir setahun dibiarkan. Tapi belum juga dapat perhatian dari pemerintah setempat (Pemkab Belasi),” cetus anggota PPK, Wadah saat ditemui di Kampung Kedaung, Kamis (28/9/2017).

Dirinya juga menjelaskan, bahwa kondisi jalan yang longsor cukup parah. Padahal jalan tersebut digunakan pelalulalang sebagai jalur alternatif. Diperparah lagi dengan situasi jalan yang tak lengkapi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Wajar kalau kami protes dan membuat (kuburan-red) disekitar jalan yang amblas. Selain menandakan tidak adanya perhatian dari pemerintah (Kabupaten Bekasi) untuk memperbaiki, juga sebagai bentuk matinya rasa para pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi. Bahkan tidak sedikit pengendara motor yang jatuh hingga luka parah,” tambah Wadah dilokasi jalan yang amblas siang itu.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Toni Dartoni mengaku, untuk perbaikan jalan longsor di CBL itu sedang dalam proses lelang.

Namun, Toni belum terlalu yakin kalau proses lelang untuk perbaikan jalan longsor tersebut bisa berjalan dengan lancar. “Kami harap tidak ada gagal lelang lagi, sebab kondisinya sangat urgent,” pungkasnya.

Toni menyebutkan, bahwa anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan longsor itu, mencapai Rp2 miliar dan berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat.

“Kami akan berusaha maksimal agar proses lelang nya lancar. Pasalnya, pengerjaan jalan longsor sepanjang 100 meter dengan lebar 5 meter itu, butuh waktu sekitar 60 hari,” tandas dia.*Nana Yadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here