Home Pantura Proyek Peningkatan Kapasitas TPA Pecuk Diduga Jadi Bancakan

Proyek Peningkatan Kapasitas TPA Pecuk Diduga Jadi Bancakan

214
0
SHARE
    Lokasi proyek yang diduga menjadi Bancakan. Foto: sp/kacim

Indramayu – harianumumsinarpagi.com,
Proyek Peningkatan Kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk di Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.Jawa Barat dengan pengguna anggaran Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diduga menjadi bancakan.

TPA Pecuk yang menjadi muara akhir dari limbah rumah tangga masyarakat di wilayah Indramayu kota dan sekitarnya ini memang sudah hampir melampaui kapasitasnya. Sehingga Kementerian PUPR telah merencanakannya jauh-jauh hari dan sejak 14 Mei 2020 lalu, pengerjaan itu dimulai.

Proyek yang termasuk kategori pekerjaan konstruksi ini menelan anggaran Rp12,4 miliar. Pemenang tendernya adalah P.T. Putra Kencana dengan konsultan pengawas adalah P.T. Patra Jasa Konsultan. Pengerjaannya dilakukan secara multiyear selama 240 hari kerja.

Berdasarkan pantauan SINAR PAGI di lokasi proyek terdapat lima alat berat yang berbahan bakar solar. Kebutuhan solar untuk akselerasi pengerjaan ini tentunya memakan kuantitas yang cukup banyak. Namun ada beberapa kejanggalan yang ditemui.

“Ada yang perlu dipertanyakan, yakni penggunaan solar bersubsidi atau non-subsidi untuk menghidupkan alat-alat berat tersebut. Ditambah lagi ditemukan aliran dana Rp60 juta yang baru dicairkan Rp20 juta kepada oknum wartawan,” ungkap sumber SINAR PAGI yang tak mau disebutkan namanya di lapangan pada Jumat (14/8).

Hal ini membuat SINAR PAGI untuk melakukan konfirmasi kepada pihak P.T. Putra Kencana. Salah satu staf perusahaan jasa konstruksi ini tidak bisa memberikan pernyataan yang memuaskan, dan hanya mengarahkan awak media ke bagian teknik yang bernama Erwin.

“Tapi sepertinya Erwin tidak bisa ditemui Setelah Jum’at siang akhir pekan kemarin Mungkin paling juga hari Selasa mendatang,” ungkap staf tersebut.

Pihak-pihak terkait dalam dugaan bancakan terkait pengadaan bahan bakar untuk alat berat dalam proyek peningkatan kapasitas TPA Pecuk ini berupaya dikonfirmasi juga melalui via seluler, Salah satunya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu.Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum bisa dihubungi.*kacim