Home Pantura Klarifikasi Temuan Objek Wisata, Kejari Panggil Mantan Bupati Indramayu

Klarifikasi Temuan Objek Wisata, Kejari Panggil Mantan Bupati Indramayu

136
0
SHARE
Klarifikasi Temuan Objek Wisata, Kejari Panggil Mantan Bupati Indramayu. Foto: SP/Kacim

Indramayu – harianumumsinarpagi.com

Setelah terjadi rotasi jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu langsung  tancap gas. Korps Adhyaksa ini kemudian memanggil mantan Bupati Indramayu, Annah Sopanah, pada Rabu (29/07/2020).

Pemanggilan tersebut merupakan buntut dari hasil temuan Kejari Indramayu terhadap pengelolaan dan pemanfaatan tujuh objek wisata yang ada di Indramayu. Saat ini mantan orang nomor satu di Indramayu tersebut masih sebatas dimintai klarifikasi. Statusnya belum naik menjadi saksi.

“Saat ini masih dalam proses pengembangan. Status beliau masih sebatas kami mintai klarifikasi dan tidak mengembang kemana-mana,” ungkap Kepala kejari Douglas P. Nainggolan kepada media.

Douglas menjelaskan kalau Kejari memang sedang berupaya menelusuri dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa objek wisata yang ada di Indramayu. Menurutnya setiap objek wisata itu berbayar, sehingga ada pendapatan yang masuk ke kas daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Yang disayangkan, menurut Douglas, Kejari menemukan adanya pemungut retribusi di tempat wisata tersebut dilakukan bukan oleh para pihak yang sudah ditentukan. Justru pemungutnya malah dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak jelas.

Sehingga hal ini menyebabkan hitung-hitungan PAD yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu dari sektor tersebut tidak jelas.

Dari ketujuh objek wisata yang bermasalah tersebut, dua diantaranya merupakan objek non-retribusi sementara lima sisanya merupakan objek retribusi. Tujuh objek wisata tersebut antara lain Pantai Balongan, Pantai Tirta Maya, Pantai Glayem, Pantai Karang Song, Hutan Mangrove, Waterpark Bojong Sari, dan Gedung Mutiara Bangsa.

Sementara itu ketika ditanya awak media, Annah Sopanah menjelaskan bahwa dirinya hanya memenuhi undangan dari Kejari Indramayu saja. Sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya siap untuk memberikan klarifikasi yang diminta terkait temuan Kejari itu.

“Untuk lebih lengkapnya silakan tanya ke Kejari secara langsung,”” tutup Anna. *kacim