Home Jabodetabek BBPLK Bekasi Serahkan Wastafel Otomatis Untuk Memutus Penyebaran Covid-19

BBPLK Bekasi Serahkan Wastafel Otomatis Untuk Memutus Penyebaran Covid-19

62
0
SHARE

 

Penyerahan Wastafel Otomatis. Foto: blkbekasi.kemnaker.go.id.

Bekasi-harianumumsinarpagi.com,

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan dalam penanggulangan Covid-19 salah satu dengan wastafel otomatis bertenaga surya dan listrik yang akan diserahkan atau disebar ke masyarakat luas.

“Kita berharap Wastafel otomatis ini dapat digunakan dengan baik dan dapat memutus penyebaran covid 19,” kata Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi atau dijebak dengan sebutan

Cevest, Herman, saat penyerahan hasil pelatihan refocusing Covid-19 ke Pondok Pesantren dan BLK Komunitas, di Bekasi, Selasa (21/7).

Dijelaskan, wastafel otomatis tersebut, digarap oleh BBPLK Bekasi, yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPT) Kementerian Ketenagakerjaan.  Menurut Herman, wastafel otomatis itu diperlukan saat Pandemi Covid-19, karena menggunakan sensor.

“Orang yang akan mencuci tangan tidak harus memegang keran untuk mengeluarkan air dan hand sanitizer.  Kelebihan wastafel otomatis itu, telapak tangan tinggal diletakan dibawah keran maka air otomatis keluar dan ketika menarik tangan air pun berhenti sendiri. Selain aman, juga hemat air dan listrik,” ungkap Herman.

Selain memproduksi wastafel otomatis, BBPLK Bekasi dalam refocusing Covid-19 juga menghasilkan makanan berupa roti atau bakery yang diperuntukan bagi masyarakat luas, termasuk pondok Pesantren dan BLK berbasis komunitas yang membutuhkan. “Intinya, pemerintah membuat inovasi yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masayarakat terlebih di saat Pandemi covid-19 ini,” kata Herman.

Hingga kini, wastafel otomatis tersebut belum diproduksi massal tetapi permintaan sudah datang dari berbagai kalangan masyarakat dan dunia usaha. “Belum diproduksi massal, kemarin ada pusat perbelanjaan atau mal yang survei ke kami untuk pemesanan produk tersebut,” tutur Herman.

Salah satu perwakilan dari pondok pesantren/BLK berbasis komunitas menyatakan, sangat berterima kasih sekali dengan bantuan dari BBPLK Bekasi, terlebih itu merupakan produksi anak negeri. “Mereka mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menaker RI melalui Kepala BBPLK Bekasi yang telah memberikan bantuan yang sangat bermanfaat bagi kami,” tandasnya.

Wastafel otomatis, lanjut Herman, dikerjakan dalam waktu sangat cepat. Pembuatan 12 wastafel bisa diselesaikan dalam waktu 12 hari. “Tahap pertama kita sudah berikan ke Pemerintah Kota Bekasi sebanyak 30 unit,” katanya.

Tahap kedua, sebanyak 14 wastafel otomatis diberikan kepada pesantren dan  BLK Komunitas. Nantinya, wastafel otomatis itu digunakan siswa dan peserta pelatihan yang akan menggelar latihan di BLK masing-masing. Tahap ketiga, pihaknya akan menyelesaikan 48 wastafel tomatis.

Dia juga mengapresiasi pembuatan wastafel yang didesain Instruktur di balai pelatihan. Pembuatan wastafel otomatis ini sebagai peningkatan kompetensi pelatihan kerja di BBPLK Bekasi.  Biaya produksi sebesar Rp 4 juta per unit. “Saat ini kita berikan secara gratis bagi pesantren, Yayasan, sekolah dan Pemkot Bekasi,” ungkapnya. *pr/fen