Home Uncategorized Menaker Berharap Pencaker Dapat Disalurkan

Menaker Berharap Pencaker Dapat Disalurkan

451
0
SHARE
Menaker Hanif Dahkhiri foto bersama dengan peserta Workshop di sebuah Hotel di Jakarta.Selasa (8/5) sore. (Foto: sp/ist)

Jakarta, harianumumsinarpagi.com- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri minta pengantar kerja di dinas – dinas tenaga kerja di daerah dtingkatkan hingga makin banyak pencari kerja (Pencaker) tersalurkan ke perusahaan baik di dalam maupun luar negeri.

Demikian disampaikan Menaker Hanif Dhakiri di depan peserta Workshop pengantar kerja di sebuah Hotel Jakarta, Selasa (8/5) sore kemarin

Menurutnya saat ini  pegawai fungsional Pengantar Kerja tercatat  364 orang dengan 36 orang di antaranya bertugas di Kantor Pusat Kemnaker. Sedangkan sisanya tersebar di 24 dinas tenaga kerja di tingkat Provinsi dan 80 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Dengan memaksimalkan fungsi pengantar kerja di dinas-dinas tenaga kerja melalui sistem online diyakini banyak masyarakat yang terbantu sehingga mempercepat penurunan  angka pengangguran di Indonesia.

Untuk mengurangi pengangguran kata Menaker Hanif Dhakiri pemerintah juga melakukan penyiapan tenaga kerja yang memiliki keahlian (skill) melalui balai-balai latihan kerja supaya siap masuk dunia kerja.

“Penyiapan tenaga kerja yang kompeten dibutuhkan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja dalam pembangunan berbagai bidang, seperti di sektor infrastruktur, informatika dan lain-lain,” kata Menaker

Tidak hanya itu, guna membuka lapangan kerja pemerintah terus meningkatkan iklim dunia usaha yang kondusif dengan melibatkan kerja sama dunia usaha dan serikat pekerja atau buruh.

“Iklim investasi baik dari dalam maupun luar negeri didorong naik sehingga penyerapan tenaga kerja menjadi lebih tinggi,” ujar Menaker Hanif Dhakiri

Berdasarkan laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi yang masuk ke Indonesia per tahun 2014 sejumlah 463,1 triliun. Sedangkan sampai dengan akhir tahun 2017 investasi yang masuk sejumlah 692,9 triliun. Artinya terjadi peningkatan sebesar 229.8 triliun.*pr/fen