Home Ekonomi Kalangan Buruh/Pekerja Berharap LPI Bebas Dari Kepentingan

Kalangan Buruh/Pekerja Berharap LPI Bebas Dari Kepentingan

526
0
SHARE

Jakarta, harianumumsinarpagi.com– Kalangan Buruh/Pekerja minta Kompetisi Sepakbola Liga Sepak Bola Pekerja Indonesia (LPI) yang sedang bergulir bebas dari kepentingan politik partai tertentu.

Demikian dikemukakan Sekretaris Jenderal ( Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (DPP OPSI) Timboel Siregar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/4).

Menurut Aktivis Buruh/ Pekerja .Timboel Siregar, kehadiran Ketua Umum Partai Kembangkitan Bangsa,(PKB),Muhaimin Iskandar pada acara Pembukaan dimulainya Kompetisi LPI yang pertama di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (17/12/2017) dan beberapa tempat lainnya juga dihadiri mantan Menakertrans Muhamin Iskandar banyak mengundang perhatan kontroversi.kalangan Buruh/Pekerja

“Kehadiran Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar ini, dalam kapasitas apa dan sebagai apa ?” ujar Timboel Siregar

Untuk itu, sambung Timboel, Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri perlu menjelaskan kepada publik perihal kehadiran Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, mengingat momentum kegiatan tersebut bertepatan dengan tahun politik.

“Jangan sampai karena menterinya dari PKB, maka kegiatan seperti ini diarahkan untuk tujuan partai politik,yakni dengan menggalang masa dari kalangan pekerja,”tegas Timboel. Siregar

Aktivis Buruh/Pekerja inipun berharap dialog dialog sosial sebagai sarana membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha dapat terjalin baik, salah satunya melalui ajang olah raga seperti LPI

Meningat kompetisi nasional semacam LPI ini digelar, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu pihaknya mendesak agar Kementerian Ketenagakerjaan dalam hal ini Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja untuk transparan dalam hal anggaran, mengingat dana APBN belum cair sementara acara sudah duluan digelar, kemudian banyak laporan masuk terkait sponsor yang turut mendanai baik itu perusahaan swasta; diantaranya Bank seasta nasional
dan sponsor dari perusahaan BUMN, terang Timboel. Siregar

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri pada beberapa kesempatan mengatakan penyelenggaraan LPI merupakan sebuah kegiatan yang sengaja diadakan untuk menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 2018. Diharapkan dengan mengisi May Day dengan berbagai kegiatan positif semacam LPI, pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat menikmati suasana May Day yang positif.

“Diharapkan melalui berbagai kegiatan positif seperti LPI, buruh tidak hanya berdemo saat memperingati Hari Buruh Internasional. Untuk itu, Kemnaker mendukung berbagai kegiatan positif yang dilakukan untuk merayakan May Day, baik sebelum dan setelah May Day,” kata dia.

Untuk diketahui bahwa sebanyak 544 klub bola yang berasal dari kalangan Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) dan perusahaan akan memperebutkan Piala Presiden Joko Widodo. Piala bergilir ini akan diperebutkan dalam kompetisi Liga Pekerja Indonesia (LPI) yang merupakan rangkaian kegiatan May Day 2018.

Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial (KKHI) Ditjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Aswansyah ketika ditemui diruangan kerjanya beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa anggaran yang dikeluarkan dalam ajang Liga Pekerja Indonesia (LPI) sebesar 3,5 miliar rupiah. LPI tengah bergulir dibeberapa kota provinsi dan Kabupaten/Kota.*pi/fen