Home Hukum Menaker Membantah Isu SMS Berhadiah

Menaker Membantah Isu SMS Berhadiah

554
0
SHARE
Ilustrasi

Jakarta, harianumumsinarpagi.com- Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri membantah isu SMS (pesan singkat) berhadiah yang menyasar Pekerja Migrant Indonesia (PMI) di Hongkong. Demikian dikatakan Menaker Hanif, Dhakiri. Dia menengaskan tak pernah mengeluarkan undian berhadiah bagi PMI di luar negeri khususnya Hongkong.

“Tidak ada dan tidak benar itu. Kemnaker tidak pernah bilang seperti itu. Tolong konfirmasi kalau ada berita yang gitu-gitu (bohong),“ ujar Hanif usai peresmian pembangunan masjid Abdurrahman Wahid di Pusat Pendidikan Latihan (Pusdiklat) Kemnaker, Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (13/3).

Hanif berpesan kepada PMI di manapun berada agar bersikap hati-hati dalam menyikapi rumor atau isu apapun tentang undian berhadiah dari Kemnaker. Ia minta kalau ada informasi yang tidak jelas, tolong dicek dulu kebenarannya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Kemnaker, Soes Hindharno menyampaikan hal senada. ” Itu tidak benar. Kami tidak pernah ada undian berhadiah bagi TKI teladan,”  ujarnya.

Kepada TKI di luar negeri, Soes minta agar tidak mudah terhasut dengan informasi bohong (hoax). ” TKI jangan mudah terkena kabar hoax, harus cek dan ricek biar tidak tertipu,” ujarnya seraya berjanji akan melakukan penelusuran atas informasi tersebut dengan pihak terkait.

Media sosial kembali dihebohkan dengan adanya PMI di Hongkong yang menerima pesan singkat berhadiah dari Kemnaker. Dalam pesan singkat tersebut disebutkan penerima SMS berhak mendapatkan uang tunai sebesar NT$.350.000 dari pemerintah Indonesia.

“SMS ini benar atau tidak ya,” ujar Murti Mega, salah seorang PMI di Hongkong yang memperoleh  pesan singkat melalui postingan di facebook.

Dalam pesan singkat juga terlampir nomor telepon dan alamat website www.DEPNAKER.yolasite.com. Dan penerima pesan telah resmi terpilih mendapatkan penghargaan tanpa diundi.

Untuk mendapatkan hadiah, penerima agar segera menghubungi call office yang tertera dalam SMS. Pada akhir pesan singkat tertera pengirim dari Depnaker RI dengan SK.No.01.3748775.20.1718.* tm/fen