Home Kriminal Unit Reskrim Polsek Pare Polres Kediri Menggerebek Arena Judi Sabung Ayam

Unit Reskrim Polsek Pare Polres Kediri Menggerebek Arena Judi Sabung Ayam

512
0
SHARE

Kediri, harianumumsinarpagi.com-Sebagai tindak lanjut informasi adanya judi sabung ayam , Unit Reskrim Polsek Pare Polres Kediri menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Suberbendo, Kecamatan Pare, Selasa (6/3). Dari penggerebekan tersebut, Petugas kepolisian mengamankan tiga orang tersangka dan barang bukti berupa dua ekor ayam jago, uang Rp. 150.000, satu kurungan ayam serta satu ember plastik. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan mendekam di tahanan Polsek Pare.

Mereka yang diamankan adalah Ramijan (55) warga Desa Pelem, Kecamatan Pare , Kabupaten Kediri, Sudardak (40), warga Kelurahan/Kecamatan Pare dan Subur Santoso (46) warga Desa Tertek, Kecamatan Pare.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima Unit Reskrim Polsek Pare. Sekitar pukul 10.00 WIB petugas mendapatkan informasi adanya judi sabung ayam. Perjudian tersebut dilakukan di area sebuah perkebunan kosong di Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare.

Mendapat informasi tersebut tim buser Polsek Pare Polres Kediri melakukan serangkaian penyelidikan. Menggunakan pakaian preman petugas menyamar agar penyelidikan yang mereka lakukan tidak diketahui oleh para pelaku. Hasilnya memang benar jika di sebuah perkebunan kosong di Desa Sumberbendo sedang berlangsung perjudian sabung ayam.

“Awalnya kita mendapat informasi akan adanya perjudian sabung ayam di sebuah area perkebunan Desa Semberbendo,” ungkap Kapolsek Pare AKP Mustakim saat press rilis, Rabu (7/3).

Petugas mengintai para pengunjung yang diduga melakukan perjudian. Mendapati para pelaku, petugas langsung melakukan penggerebekan dan menangkap para pelaku yang telah menjadi target. Selain mengamankan ketiga pelaku, tim buser Polsek Pare juga mengamankan barang bukti alat perjudian.

“Kita amankan dua ekor ayam, satu buah kurungan, satu buah ember dan empah spon. Selain itu kita juga mengamankan uang sebesar Rp 180.000 sebagai barang bukti,” tegas AKP Mustakim. *hernowo