Home Kriminal Pengedar Narkotika Dapat Hadiah Timah Panas

Pengedar Narkotika Dapat Hadiah Timah Panas

418
0
SHARE

Jombang, harianumumsinarpagi.com- Petugas unit II Satresnarkoba ‘menghadiahi’ timah panas kedua kaki pengedar sabu-sabu lintas kota yang melawan petugas saat akan ditangkap di arena biliar Dusun Kebunmelati Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto, Jumat (12/1) sekitar pukul 11.15 WIB.

Cak Man (39), warga Kedinding Tengah 4/41 Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las itu juga memiliki tempat tinggal di  Desa Tempel Lor ,Kecamatan Ngronggot ,Kabupaten Nganjuk itu harus merasakan peluru tembakan dari pihak berwajib karena peranannya sebagai pengedar narkoba.

“Pelaku resedivis dalam beberapa kasus dan pernah ditahan sebelumnya. Tahun 1996 terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) dan ditangkap oleh petugas Polres Surabaya Timur. Pada tahun 2006 ditangkap Polsek Kenjeran Surabaya dalam kasus narkoba,” kata Kasat Resnarkoba AKP Hasran, Minggu (14/1).

Hasran menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku bermula dari penyelidikan atas maraknya kasus peredaran sabu di kota santri. Dalam penyelidikan,  petugas memperoleh informasi jika pengedar sabu berasal dari Surabaya biasa dipanggil Cak Man.

Meski telah mengantongi identitasnya, namun menangkapnya bukan perkara mudah. Beberapa kali petugas mendapat informasi tentang keberadaan pria bertubuh kurus itu ketika beroperasi di Jombang. Namun ketika diintai, pelaku kerap lolos. “(Cak Man) terkenal licin dan sering berpindah-pindah tempat,” ungkapnya.

Puncaknya, petugas mendapat informasi jika Cak Man terlihat sedang bermain biliar di Dusun Kebunmelati Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto, Jumat (12/1). Tak ingin buruannya kembali lepas, petugas segera bergerak menuju lokasi dan langsung mengepung arena biliar.

“Ternyata informasi itu benar. Yang bersangkutan sedang bermain biliar sehingga langsung kita sergap. Karena melawan, kita terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku,” ujarnya.

Sementara dari penangkapan terhadap pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti terdiri dari sabu berat 5,27 gram yang terbagi menjadi beberapa paket, lima butir pil ekstasi, uang tunai Rp 250 ribu serta sebuah telepon seluler. Semua barang bukti itu disimpan di tas pinggang warna hitam milik pelaku.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan. Pelaku dijerat pasal 114 (2) Jo Pasal 112 (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkas Hasran. *muhaimin