Home Ragam Pilwali Kediri, DPC PDIP Kota Kediri Dukung Petahana Sebab Samsul Azhar Inkonsisten.

Pilwali Kediri, DPC PDIP Kota Kediri Dukung Petahana Sebab Samsul Azhar Inkonsisten.

636
0
SHARE

Kediri, harianumumsinarpagi.com- DPC PDIP Kota Kediri akhirnya merapat ke Paslon Petahana setelah calon yang sebelumnya diusung oleh Partai besutan Megawati ini inkonsisten, dan kini PDIP hanya berperan sebagai Partai pendukung untuk paslon petahana yang diusung oleh PAN dan NASDEM. Partai besutan mantan Presiden RI itu tak mampu mengusung Calon sendiri dalam pemilihan wali kota ( Pilwali ) Kediri, Jawa Timur.

Paslon petahana memiliki modal 16 kursi di DPRD dengan dukungan dari PKS, Demokrat dan PDIP. Partai PAN dan Partai Demokrat adalah partai pengusung pasangan petahana untuk maju dalam Pilwali 2018 ini. Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah sebahai paslon petahana mendaftar ke KPU Kota Kediri , Senin ( 08/01 ).

Awalnya partai berlambang banteng moncong putih ini semangat mengusung paslon sendiri dalam pilwali 2018 , dan ini menjadi kejutan karena peralihan dukungan kepada paslon petahana diberikan saat detik – detik menjelang pendaftaran. Sehingga merapatnya PDIP ke paslon petahana menjadi sebuah kejutan.

Saat membuka pendaftaran bakal paslon, ada Samsul Azhar dan Sudjono Teguh Widjaya yang sudah mendaftar. Sedangkan , paslon petahana tidak mendaftarkan diri ke PDIP tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDIP Kota Kediri Agus Sunoto menjelaskan, sejak awal memang partainya ingin mengusung Samsul Azhar berpasangan dengan Adi Suwono. Namun menjelang pendaftaran , Samsul Azhar tidak ada kabar. Justru, nomornya sering ganti dan menjelang pendaftaran nomor handphonenya tak bisa dihubungi.

” Dari awal kita siap mengusung Pak Samsul, seiring berjalannya waktu banyak sekali yang diminta. Mulai tidak mau berpasangan dengan si A, kita carikan si B tetap tidak mau. Justru, nomornya sering ganti dan menjelang pendaftaran nomor handphonenya tidak bisa dihubungi “, bebernya, dalam pers rilis di kediamannya, Senin ( 08/01 ).

Masih menurut Agus Sunoto, Samsul Azhar itu dinilai tidak komitmen dan tidak konsisten. Selain itu , hubungan kita dengan Partai PAN baik , apalagi elektabilitas Abu Bakar dan Lilik muhibbah itu tinggi.*hernowo