Home Hukum Begini Perjalanan Kasus ‘ Kang Pudin ‘ Hingga Akhirnya Bebas

Begini Perjalanan Kasus ‘ Kang Pudin ‘ Hingga Akhirnya Bebas

5423
0
SHARE

Kediri, harianumumsinarpagi.com- Ahmad Syarifudin, adalah salah seorang santri dari Ponpes Darul Fatihin , Desa Badas, Dusun Tegalrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dinyatakan bebas dari dakwaan terkait tuduhan penadahan barang curian berupa handphone yang dia beli lewat media sosial facebook. Kang Pudin, sapaan akrabnya dibebaskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri.

Seperti apa perjalanan kasusnya ?

Berdasarkan data yang dihimpun, kang Pudin semata – mata berkeinginan untuk memiliki handphone merk Vivo Y3 yang dianggapnya lebih baik dengan cara menukar handphone miliknya merk Huawei dan itupun dia masih nombok sejumlah uang sekitar Rp. 200 ribu, dan itulah handphone satu – satunya yang dimilikinya.

Dalam perkembangannya dia tak tahu bahwa handphone yang dibelinya ternyata adalah handphone hasil curian, dan dia dituduh sebagai penadah barang curian.

Usai sudah perjalanan kang Pudin yang sebelumnya menjadi terdakwa kejaksaan Kabupaten Kediri dengan kasus penadah barang curian, kini statusnya bebas.

Status bebas ini ditetapkan oleh Majelis Hakim setelah mempertimbangkan dan mempelajari ajuan dari pihak Jaksa Penasihat Hukum ( JPH ) dan Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) dalam sidang sebelumnya yang telah berangsur sebanyak dua kali persidangan. Yang pada akhirnya, Kamis ( 14/12 ), Majelis Hakim menerima eksepsi yang disampaikan oleh pihak Jaksa Penasihat Hukum bahwa terdakwa tidak bisa dikenakan dengan pasal 480 KUHP.

“Berdasarkan pertimbangan dan mempelajari kasus yang menjerat terdakwa Ahmad Syarifudin. Majelis Hakim memutuskan bahwa terdakwa tidak bisa dikenakan dengan pasal 480 KUHP. Karena terkait dengan ajuan yang disampaikan oleh pihak JPU masih terbilang lemah. Maka dari itu , terdakwa dalam waktu 24 jam ini bisa dibebaskan dari tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Sedangkan terkait dengan pemberkasan yang telah diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dikembalikan kembali kepada pihak Jaksa Penuntut Umum”, kata Ketua Hakim Agustinus Yudi Setiawan saat mengakhiri persidangan yang berlangsung haru ini, Kamis ( 14/12 ).

Nurbaidah mewakili pihak LBH terdakwa menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga hukum yang menaungi dalam proses persidangan ini.

” Karena di dalam penegak hukum di lingkup Kabupaten Kediri ternyata masih ada yang namanya keadilan “, ujarnya.

Lebih lanjut Nurbaidah menyampaikan, semua hasil ini juga tidak lepas dari teman – teman LBH GP Anshor, PMII dan teman – teman dari Pondok Pesantren Darul Fatihin yang selalu setia dalam mengawal proses persidangan Ahmad Syarifudin.

Nurbaidah juga berharap kasus – kasus seperti kasus – kasus seperti kang Pudin ke depan tidak terulang lagi. Untuk itu dia meminta pihak penyidik mulai dari Kepolisian hingga Kejaksaan lebih cermat dalam menangani sebuah kasus. Dia juga berharap agar tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

Setelah mendengarkan pemaparan terkait upayanya yang berhasil, tim kuasa hukum dari Ahmad Syarifudin langsung membaca Sholawat sebagai ucapan syukur karena upayanya berhasil.* hernowo