Home Hukum Bela Santri , Sidang Di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Diwarnai Unjuk Rasa

Bela Santri , Sidang Di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Diwarnai Unjuk Rasa

656
0
SHARE

Kediri, harianumumsinarpagi.com- Kasus ini bermula dari Kang Pudin, sapaan akrab Ahmad Syarifudin ( 18 ), santri dari Pondok Pesantren Darul Fatihin, Desa Badas, Dusun Tegalrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang membeli handphone lewat chat di jejaring sosial facebook, dia dituduh sebagai penadah barang curian, diancam pasal 480 tentang penadahan.

Menanggapi hal itu, Penasihat hukum terdakwa, Suryo Wardono menegaskan, tuduhan pasal 480 itu prematur karena pembuktian sejak awal tidak ada.

” Seperti yang sudah saya sampaikan tadi bahwa pasal 480 adalah terkait kejahatan yang dilakukan sebelumnya”, bebernya , Senin ( 11/12 ).

Suryo Wardono dalam agenda sidang kali itu juga meminta penangguhan penahanan untuk kliennya.” Kami mengajukan permohonan agar Syarifudin ditahan di luar tahanan negara. Karna faktanya ia hanya membeli dan tidak tahu apakah itu barang curian sehingga menurut kami pantaslah kalau kami mengajukan penangguhan “, imbuhnya.

Saat sidang berlangsung, tampak ratusan massa dari berbagai unsur mendatangi PN Kabupaten Kediri guna memberikan bantuan moril , dari informasi yang dihimpun harianumumsinarpagi.com, tampak massa dari GP Anshor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang membawa berbagai spanduk dibentangkan dengan satu arah dukungan ; yaitu meminta agar yang bersangkutan segera dibebaskan.

” Syarifudin adalah santri yang lugu. Kami ke sini untuk memberi dukungan moral kepada Syarifudin, semoga nantinya persidangan berjalan dengan cepat, dan Syarifudin bisa mengajar ngaji lagi “, kata ketua GP Anshor Kabupaten Kediri, Jawa Timur, KH Munasir Huda.

Ketua Korlap Aksi Bela Santri, Eko Agung Prasetyo menjelaskan, bahwa Gerakan Pemuda Anshor Kabupaten Kediri beserta dengan santri yang lain akan berdoa bersama di depan Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri memohon kepada Allah SWT dan menuntut kepada semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap kasus Ahmad Syaifudin.

Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Setyanto Hermawan menyatakan, hari ini agenda sidang adalah mendengarkan jawaban dari Jaksa Penuntut Umum ( JPU ). Dan untuk sidang berikutnya , adalah agenda putusan sela.*hernowo