Home Ragam Bupati Tulungagung Panggil Kasatpol PP Tulungagung

Bupati Tulungagung Panggil Kasatpol PP Tulungagung

604
0
SHARE

Tulungagung, harianumumsinarpagi.com- Buntut dari diketahuinya petugas Satpol PP membuang orang gila ke salah satu hutan yang berada di kawasan Tulungagung , Bupati Tulungagung Syahri mulyo memanggil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tulungagung Bagus kuncoro untuk menghadap guna dimintai keterangan , rabu (15/11/2017 ).

Syahri dalam keterangannya mengatakan bahwa Kasatpol pp siap mengaku bersalah meskipun yang dilakukan anggotanya bukanlah atas perintahnya.

” Saya panggil Kasatpol PP karena dia komandannya meskipun dia tidak tahu anak buahnya melakukan begitu “, kata Bupati Tulungagung kepada awak media, Rabu (15/11/2017 ).

Orang nomor satu di Tulungagung itu menjelaskan agar anak buah yang terbukti bersalah ditindak sesuai aturan. Lalu tindakan apakah yang akan diambil Kasatpol PP tersebuat terhadap anggotanya ?, Syahri menjelaskan agar media pers menanyakan langsung pada Bagus Kuncoro, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tulungagung.

” Sanksinya sesuai aturan, kalau sanksi anak buahnya ( yang terbukti membuang ) mohon untuk dikonfirmasi ke Kasatpol PP langsung “, imbuhnya.

Bupati Tulungagung memastikan pasca pembuangan orang gila yang dilakukan oknum anggota Satpol PP ke salah satu hutan di wilayahnya akan diambil kembali dan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Saat dikonfirmasi awak media , pihak Satpol PP Tulungagung hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.

Sekedar diketahui ,berita terkait dibuangnya orang gila yang diketahui bernama Bogor ke wilayah sepi Luk Songo yang dianggap tidak manusiawi menjadi Viral , pasalnya selain tempat pembuangan Bogor di tempat tersebut rawan kecelakaan yang mengancam keselamatan jiwanya juga jauh dari tempat dia bisa memperoleh makanan.

Bogor adalah orang gangguan jiwa / orang gila puluhan tahun yang mendiami di sekitar pasar ngunut Tulungagung, yang keberadaannya sudah dimaklumi warga sekitar dan warga juga membuatkan tempat berteduh baginya selain memberikan makanan yang layak.

Kini Bogor sudah dirawat di RSUD Dr. Iskak dan dirawat di ruang psikiatri guna dilakukan perawatan dan terapi untuk memulihkan kesehatan mentalnya.*muhaimin