Home Kriminal Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Pertanyakan Rencana Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan Malam...

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Pertanyakan Rencana Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan Malam oleh Satpol PP

624
0
SHARE
Beberapa Wanita Pemandu Lagu Disalah Satu Tempat Hiburan Malam.(foto/tahar)

Tarumajaya,harianumusinarpagi.com Adanya rencana Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk menutup sejumlah Tempat Hiburan Malam di Wilayah Kabupaten Bekasi yang rencananya akan dimulai tanggal 09/11/2017 hingga 11/11/2017 menimbulkan rasa khawatir dan tanda tanya bagi pengelola hiburan malam, Bahkan ada pula dari beberapa pengelola THM yang tidak mengetahui adanya rencana penutupan itu.

Hal tersebut membuat beberapa awak media mulai ikut menelusuri sejumlah wilayah tempat hiburan malam di Kawasan Harapan Indah Kabupaten Bekasi, jumat (10/11/2017)

Dari Pantauan harianumumsinarpagi.com saat menulusuri sejumlah tempat hiburan malam di Wilayah Harapan Indah Kabupaten Bekasi, Belum terlihat adanya aktivitas dari Satpol PP Dalam melakukan aksinya menutup beberapa tempat yang diduga masuk dalam daftar penutupan.

Amel, Supervisor Lyrics salah satu tempat hiburan Karaoke Keluarga bahkan tidak mengetahui bila tempatnya masuk dalam daftar THM yang di duga bakal ditutup.

“Saya belum mengetahui karena dari manajer juga tidak mengetahui, kalau memang harus ditutup, alasan apa” Tanya Amel kepada harianumumsinarpagi.com

“Harapan saya semoga rencana tersebut batal, karena nantinya akan banyak yang menganggur bila itu penutupan tetap dilakukan” harap Amel yang menulai karirnya dari seorang kasir.

Demikian juga dengan M cafe & Karaoke, Melalui Staf nya Maya dan Mami LC Amy menyatakan keheranannya mengetahui ada sejumlah THM yang akan ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi

“Kalau tutup, tutup semua dong, jangan pilih kasih” Katanya dengan nada sedikit kesal

Maya mengakui dirinya pernah menerima surat dari Satpol PP, ” Saya memang pernah menerima surat Satpol PP tapi saya tidak tau isinya karena itu kewenangan Bos untuk membukanya” jelasnya lagi. Maya berharap ada kebijakan dari Pemda Bekasi khususnya Satpol PP untuk membatalkan rencana tersebut.

Ini kata Konisi II DPRD Kabupaten Bekasi

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi. Mulyana Muhktar dalam Rapat kordinasi di ruang Sekda mempertanyakan adanya rencana penutupan sejumlah tempat hiburan malam (THM) oleh Satpol PP diwilayah Kabupaten Bekasi pada 7/11/2017

Menurut Mulyana, rencana penutupan yang dimulai pada tanggal 9/11/2017 hingga 11/11/2017 ini justru akan terlihat janggal dan memicu kontroversi dari pemilik usaha hiburan malam karena terkesan tebang pilih.

“Justru saya bingung sama satpol PP, dasarnya menutup 9 tempat itu apa? Apakah dikocok atau bagaimana? Jangan ada kesan tebang pilih” beber Mulyana kepada awak media.

Bahkan kata Mulyana, Kabid Satpol PP bernama Ida Nuryadi tidak bisa menjawab pertanyaan dewan, terkait alasan ditutupnya sembilan tempat hiburan malam.

“Sampai saya tanya berkali-kali, itu Ida Kabid Satpol PP gak bisa jawab. Dasarnya apa tempat itu menjadi target pertama penutupan, apakah dikocok atau bagaimana. Kan pertanyaan saya mudah tinggal dijawab aja. Itu gak bisa dijawab sama Satpol PP,” ujarmya

Dalam ungkapan selanjutnya, Mulyana berkayinan bahwa Jajaran Polres dan Denpom yang hadir dalam rapat tersebut, sependapat dengan dirinya, bahwa penutupan ini bakal menjadi pemicu keributan.

“Saya yakin ini akan memunculkan keributan. Polres dan Denpom pun sepakat dengan pendapat saya tadi di dalam rapat. Karena dasarnya penutupan begitu gak jelas. Pasti ada konflik,” tutupnya. *tahar