Home Kriminal Akhirnya Laporan Dugaan Pencurian Lisrik di Pasar Bojong Tarumajaya Diterima Oleh PLN...

Akhirnya Laporan Dugaan Pencurian Lisrik di Pasar Bojong Tarumajaya Diterima Oleh PLN Disjaya

878
0
SHARE
Pelaporan Dugaan Pencurian listrik oleh Ormas Lembaga Merah Putih.(foto/Tahar)

Tarumajaya, harianumumsinarpagi.com– Tak Puas dengan Kinerja PT. PLN (Persero) Distribusi UP Marunda dalam hal penanganan laporan pencurian aliran listrik yang terjadi di Pasar Bojong Tarumajaya Desa Pantai Makmur Kabupaten Bekasi, Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) MAC Tarumajaya, Raymond mendatangi Kantor Pusat PT. PLN (Persero) Disjaya Jakarta Pusat, pada senin (30/10/2017).

“Saya merasa berterimakasih dengan adanya pelaporan ini, dan saya akan kordinasi dengan PLN di Wilayah Marunda” ucap Tarigan, salah satu staf PLN Pusat Disjaya bagian Tarnsaksi Energi.

Hal tersebut diucapkan Tarigan terkait hasil pemaparan kronologi pencurian aliran listrik disertai lampiran bukti bukti yang disampaikan oleh Ketua LMP Raymond dan Wakil Ketua Niman.

Harianumumusinarpagi.com bersama awak media lain yang ikut mengawal proses pelaporan tersebut awalnya menilai pelaporan yang disampaikan oleh Raymond kurang mendapat respon karena dinilai salah sasaran.

” Tak ada kewenangan kami untuk menerima pelaporan, karena disini kami semua staf, begitu aturannya” kata Bogi salah satu staf Transaksi Energi yang ikut menerima pelaporan tersebut.

Namun setelah pihak PLN Pusat Disjaya yang berlokasi di Jakarta Pusat mendapat penjelasan bahwa pelaporan ini sebelumnya sudah disampaikan ke Kantor PLN Distribusi UP Marunda dan dari PLN Marunda diarahkan untuk melapor ke PLN Pusat, Jakarta.

Pihak staf Transaksi Energi akhirnya memberi arahan untuk kembali mendatangi Kantor PLN UP Marunda.

” Silahkan datangi Kantor PLN Distribusi area Marunda, Saya sudah kordinasikan ke Asisteten Managernya”

Ditempat Terpisah, Muhamad Ishak selaku Asisten Manager PT PLN Distribusi area Marunda Menyambut baik kedatangan beberapa Ormas dan Awak media yang menemui dirinya sebagai tindak lanjut temuan pencurian aliran listrik yang terjadi diwilayahnya
“Saya minta maaf bila pada pelaporan pertama tidak mendapat penanganan yang semestinya.

karena adanya aduan pencurian aliran listrik tersebut tidak sampai kesaya, ini mis komunikasi saja.” Kilah Ishak membela diri, namun dirinya merasa berterimakasih dan siap bersinergi untuk menertibkan serta meneruskan pelaporan tersebut kepihak berwajib bila ada oknum PLN atau Mitra kerja PLN yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut.

“Saya siap menindaklanjuti kasus pencurian ini dan secepat mungkin akan mensurvey lokasi tersebut, Setelah nanti terbukti ada pemakaian listrik ilegal dan ada pelaporan dari pihak berwajib, kita akan tindak semuanya baik pidanya maupun instalasinya.” Tegas Ishak diruang kerjanya.

“Saya merasa berterimakasih adanya kepedulian dari Ormas LMP yang ikut membantu mengurangi kerugian PLN ” lanjutnya.

Sementara Raymon dalam pernyataannya mengatakan bahwa tindakan ini adalah suatu kepedulian sebagai anak bangsa untuk bisa berkonstribusi mengurangi kerugian negara yang dinilai sudah mencapai Miliaran rupiah karena terjadi dalam kurun waktu belasan tahun.

Diberitakan sebelumnya, Ketua LMP MAC Tarumajaya Raymond bersama
Ketua Ikatan Persaudaraan Keluarga Besar Banten Betawi Bekasi (IPKB4), M. Saefudin mendatangi pihak pengelola pasar dan juga pengawas UPTD Pasar, Terkait temuan pencurian aliran listrik yang didisribusikan kekios dan lapak Pasar Bojong Tarumajaya.

Hasil kutipan uang listrik dari para pemilik lapak dan kios tersebut pihak pengelola pasar meraup keuntungan diatas 500rb perharinya yang kemudian dibagi bagi ke Rukun Warga Pasar dan Pengawas UPTD Pasar serta oknum PLN.

“Untuk Pengawas Pasar Rp 1,3juta untuk Setor Orang PLN Rp 2,2jt.” Ungkap ketua IPKB4 M. Saefudin mewakili beberapa Ormas seperti FBR, Pejuang Siliwangi Tarumajaya, Pendekar Banten dan Laskar Merah Putih seperti yang diungkap Kong Jen sebagai pengelola pasar.

Karena dianggap tidak ada tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan pengelola pasar dan Pengawas Pasar akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke PLN Pusat dan berencana untuk melimpahkan kasusnya kepihak berwajib karena ada tindak Pidananya. *Tahar