Home Hukum Ratusan Abang Becak dan Ojek di Kota Kediri Minta Tutup Gojek Online

Ratusan Abang Becak dan Ojek di Kota Kediri Minta Tutup Gojek Online

490
0
SHARE
Suasana Unjuk Rasa Ratusan Abang Becak dan Ojek konvensional di Kantor Gojek Kota Kediri, Jawa Timur. (Foto/Hernowo)

Kediri, harianumumsinarpagi.com – Kurang lebih dari seratus tukang becak dan ojek kembali berunjuk rasa di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017).

Mereka menuntut agar Gojek Online ditutup dan tak beroperasi di wilayah Kota Kediri. Karena berpengaruh signifikan pada pendapatan abang becak dan ojek tersebut.

Koordinator lapangan Suparli mengatakan titik kumpul aksi massa berada di Bundaran Taman Sekartaji, Kecamatan Mojoroto, dengan titik sasarannya ke Kantor Pemerintahan Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmat 14, Kota Kediri. Kemudian, menuju kantor Gojek Ops Kediri.

“Jika dari pihak Pemkot  Kediri tidak bisa memberi kepastian solusi atas tuntutan pengunjuk rasa,” katanya.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa membawa pamflet- pamflet dengan berbagai tulisan seperti; “Kami bukan anak kecil yang bisa dibohongi dan dipermainkan seperti boneka.Secepatnya bubarkan GOJEK sebelum hal-hal tidak diinginkan terjadi”.

“Satu komando satu tujuan mari kita bubarkan GOJEK”.

“Kediri belum layak dan pantas diadakan angkutan Online/GOJEK Kediri bukan Jakarta, Kediri bukan kota kemacetan segera bubarkan GOJEK Bapak Wali Kota”.

“Kami telah habis kesabaran. Kami telah banyak menunggu janji-janji palsu yang dari bapak Wali Kota berikan, tapi kenyataannya Nol alias Gedebus”.

“Kami persatuan Becak se-kota Kediri datang di balai kota hanya mengambil hak kami yg dicuri oleh Gojek”.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut massa dari unsur abang becak dan sopir ojek memiliki beberapa tuntutan diantaranya, menagih janji Pemkot Kediri terkait aksi unjuk rasa sebelumnya yang mana meminta Pemkot Kediri untuk menutup/ menghapus Ojek Online di Kota Kediri, Jawa Timur.

Adapun rute unjuk rasa yang dilalui massa sebagai berikut; Taman Sekartaji di Jalan Sudanco, Jembatan Lama di Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Ronggowarsito-Pemkot Kediri, Jawa Timur.

Kabag ops Polresta Kediri Kompol Sunardi menyampaikan pesan dari Kapolresta Kediri yakni, “Mengucapkan terimakasih semoga berjalan tertib dan aman dari awal sampai akhir, aturan dibuat untuk ditaati dan dilaksanakan oleh warga,” katanya.

Dikatakan, aturan warga dalam berunjuk rasa itu sampai pukul 18.00 WIB.

“Akan kami kawal sampai akhir aksi yang akan dilaksanakan oleh bapak-bapak tukang becak, jangan mudah terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Dalam orasinya, perwakilan dari abang becak Kusnadi meminta Wali Kota Kediri memperhatikanrakyat kecil. Juga dapat menyelesaikan masalah yang akan

bergejolak dengan adanya Gojek di Kediri.

“Ini semua kehendak siapa? Bapak Wali Kota atau pihak lain yang intinya merusak rakyat kecil khusunya abang becak yang selama ini merasa terhimpit dalam mengais rejeki,” katanya.

Perwakilan aksi abang tukang becak akhir diterima di ruangan Asisten 2 Pembangunan. Hadir dalam audensi itu siantaranya, Eni Endarjati Asisten 2, M Ali Mukhlis (Plt) Kasatpol PP Kota Kediri, Tanto Wiharjo Kepala Kesbangpol Kota Kediri, Feri Jatmiko Kadishub Kota Kediri, Tri Krisminarko Dinas Penanaman Modal, Apip Permana Humas Pemkot Kediri.

Asiaten 2 Pemkot Kediri Eni Endarjati mengatakan dalam audensi tersebut, “Saya ucapkan selamat datang di Pemkot Kediri kepada abang becak. Kita akan menyerap aspirasi dari abang becak. Kami mohon maaf sebenarnya yang akan menemui panjenengan Bapak Sekda. Karena, Sekda ada rapat kita diperintahkan untuk mewakilinya,” katanya.

Kusairi selaku perwakilan abang becak dari Kelurahan Kauman menyampaikan, “Kita sudah 3 kali ke sini melaksanakan aksi dan kita meminta jawaban terkait Gojek. Gojek belum diberikan ijin oleh Pemkot Kediri terkait operasional”.

“Kasian tukang becak sekarang setelah ada Gojek online penghasilan kami sangat berkurang,” ketusnya.

Kepala Dinas Supriyadi Dinas Penanaman Modal Kota Kediri Supriyadi menyampaikan setelah abang becak melaksanakan aksi yang kedua, “Kita (Pemkot Kediri) sudah bertemu manajemen Gojek. Tuntutan bapak- bapak masih dikaji oleh pihak Gojek,” ujarnya.

Perlu diketahui dan digaris bawahi bahwa Pemkot Kediri belum memberikan dan  mengeluarkan ijin operasional Gojek di Kota Kediri.

“Kami dengan stakeholder terkait akan menfasilitasi abang becak dengan Gojek. Dalam waktu dekat kita akan mempertemukan abang becak dengan management Gojek,” katanya.

Kadishub Kota Kediri Feri mengatakan Pemkot Kediri sudah berusaha untuk memfasilitasi dan menjembatani.

“Kita meminta abang becak agar bersabar. Saya berharap kepada abang becak agar tidak berbuat yang berlebihan yang nantinya rugi panjenengan sendiri,” katanya.

Pihaknya berjanji akan secepatnya menghubungi kembali management Gojek .

Kapolsek Kota Kediri Kompol Sucipto mengatakan yang Kota Kediri dalam situasi kondusif. “Saya ucapkan terima kasih kepada abang becak yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib,” ujarnya.

“Kita akan komunikasikan, akan kita undang pihak Gojek. Kita akan mensikapi permasalahan ini. Dan saya minta kepada abang becak bersabar dahulu dan berikan kesempatan kepada aparat yang berwewenang untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai ada permasalahan antara abang becak dengam Gojek yang bisa berakibat kegaduhan di Kota Kediri,” terangnya.

Kabag ops Kompol Sunardi mengatakan, tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan asalkan kita bisa noto ati menata hati bersabar.

“Saya mohon waktu kepada abang becak bersabar dulu agar pimpinan dalam hal ini Muspida untuk menyelesaikan masalah ini”.

“Saya akan menghadap bapak Kapolresta untuk menyarankan agar berkomunikasi dan berkordinasi kepada pimpinan Muspida di Kota Kediri. Permasalahan ini agar cepat terselesaikan,” katanya.

Dia berharap Kota Kediri tetap kondusif kalau ada pihak-pihak yang melawan hukum akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Asisten 2 Pemkot Kota Kediri Eni Indarjati mengatakan, “Kita akan menyampaikan dan menyarankan ke Pak Wali Kota agar dilaksanakan pertemuan Forpimda Kota Kediri dan pihak terkait untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, abang tukang becak melanjutkan aksinya ke kantor Gojek di Jalan Brigjen Katamso 114 Kota Kediri dan sekitar pukul 12.00 WIB. *hernowo