Home Jabodetabek Serangan Hama “Wereng” Petani Gagal Panen

Serangan Hama “Wereng” Petani Gagal Panen

461
0
SHARE
Ilustrasi

Sukatani, harianumsinarpagi.com– Akibat serangan hama wereng, seluas 300 Hektar sawah di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, terancam gagal panen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Banjarsari Heri Akadarmadi, Senin (9/10/17).

“Areal persawahan yang ada di Desa Banjarsari seluruhnya 550 hektar. Kemudian yang gagal tanam 100 hektar dengan kendala kekurangan air dan diakibatkan oleh kemarau,” beber Heri.

Lanjutnya, untuk yang mengalami gagal panen sebanyak 300 hektar. Ini baru tahap awal atau di bulan Oktober sudah seperti ini.

“Penyebabnya adalah gangguan hama wereng,” kata Kades Heri di lokasi persawahan yang terserang hama wereng.

Sementara, Dedi Kepala UPTD Pertanian wilayah empat mengaku, tidak ada antisipasi saat ada gejala hama wereng akan menyerang tanaman padi di wilayahnya.

“Memang tidak ada antisipasi, karena kalau ada gejala-gejala serangan, baru membuat permohonan, untuk kedepannya saya sudah buatkan permohonan ke Dinas, kemudian dilanjutkan oleh Dinas ke Provinsi. Karena di dinas tidak ada anggarannya,” ujar Dedi saat memonitoring lahan pertanian yang terserang hama wereng.

Lanjut Dedi, jika ada serangan puso UPTD Pertanian bekerjasama dengan Gapoktan, kemudian Gapoktan membuat permohonan ke UPTD. Setelah ada permohonan dari Gapoktan, UPTD Pertanian akan memberikan bantuan.

“Ganti rugi atas kegagalan panen merupakan kewenangan pemerintah pusat atau provinsi,” ucapnya.

“Kita hanya melaporkan serangan berat atau puso sekian hektar, untuk bantuannya itu urusan propinsi atau pusat,” pungkasnya.*Samuel